Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Sayuran Penurun Darah Tinggi, Aman dan Sehat

6 Sayuran Penurun Darah Tinggi, Aman dan Sehat Ilustrasi sayur. Shutterstock/Dasha Petrenko

Merdeka.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan yang meningkatkan risiko penyakit kronis. Beberapa gejala yang paling sering dirasakan penderita hipertensi seperti sakit kepala, lemas, masalah penglihatan, hingga sesak napas.

Seseorang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi juga sering dikaitkan dengan kolesterol tinggi. Akibatnya, hal ini dapat memicu beragam penyakit lain, seperti jantung dan stroke. Sehingga apabila Anda memiliki tekanan darah tinggi sebaiknya segera diatasi.

Bagi sebagian penderita hipertensi, konsumsi obat harus dilakukan seumur hidup untuk mengatur tekanan darah. Namun, ada beberapa cara alami yang dapat digunakan untuk menurunkan darah tinggi, salah satunya mengonsumsi sayuran.

Lantas, sayur apa saja yang dapat mengatasi hipertensi? Simak beberapa sayuran penurun darah tinggi berikut ini.

Bayam

ilustrasi bayam

©Shutterstock/KITSANANAN

Sayuran penurun darah tinggi tinggi yang pertama ialah bayam. Sayur yang memiliki nama lain Amaranthus ini, seringkali diolah menjadi berbagai macam menu makanan, seperti lalapan, pecel hingga aneka tumisan. Selain memiliki cita rasa yang menyegarkan, bayam juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Dilansir dari laman Medicalnewstoday, bayam mengandung zat besi, vitamin, mineral hingga serat. Beberapa kandungan ini dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh dan menghindarkan dari berbagai penyakit, salah satunya menurunkan tekanan darah tinggi.

Bayam merupakan sumber kalium yang berfungsi efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah. Sehingga bayam sangat cocok dikonsumsi bagi penderita tekanan darah tinggi.

Brokoli

Brokoli menjadi salah satu jenis sayuran yang cukup populer di Indonesia. Selain memiliki cita rasa yang segar, brokoli juga mengandung segudang manfaat untuk kesehatan. Kandungan vitamin C, float ,serta glukosinolat pada brokoli dipercaya dapat membantu mencegah berbagai macam penyakit, salah satunya penurun darah tinggi.

Di samping itu, brokoli juga merupakan sumber antioksidan yang berfungsi mencegah datangnya berbagai macam radikal bebas yang membahayakan tubuh. Mengonsumsi brokoli juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, sehingga melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis lainnya, seperti hipertensi dan stroke.

Daun Kelor

kelor

©©2019 Merdeka.comPixabay

Daun kelor sangat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Seringkali, tanaman yang memiliki ukuran daun kecil ini diolah menjadi berbagai macam menu makanan. Selain rasanya yang lezat, daun kelor juga mengandung segudang manfaat untuk kesehatan.

Daun kelor memiliki kandungan senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Sehingga mengonsumsi daun kelor secara rutin dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan seseorang yang mengonsumsi setidaknya 50 gram daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah sebanyak 21%.

Ubi Jalar

Ubi jalar atau ketela rambat merupakan tanaman yang memiliki akar umbi yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tak jarang ubi jalar diolah menjadi berbagai menu makanan, seperti kripik, kolak, hingga onde-onde. Selain memiliki cita rasa manis dan gurih, ubi jalar juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Kandungan kalium pada ubi jalar berperan penting dalam menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi kalium memiliki risiko terkena penyakit hipertensi jauh lebih rendah.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya saat mengonsumsi ubi jalar tidak menggunakan garam terlalu tinggi. Pasalnya penggunaan garam berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi.

Bawang Hitam

ilustrasi bawang putih

©Pixabay

Bawang merupakan salah satu bumbu masak yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Umumnya kita mengenal beberapa jenis bawang, di antaranya bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay. Di samping itu ada jenis bawang hitam yang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Dilansir dari laman Victoria Health, bawang hitam atau black gerlic merupakan salah satu jenis bawang hasil dari fermentasi bawang putih pada suhu 60-72 derajat celcius. Pengawetan bawah putih ini dilakukan sekitar tiga hingga empat minggu. Proses fermentasi tersebut menimbulkan reaksi kimia asam amino dan gula pereduksi yang menyebabkan warna, tekstur, dan aroma berubah.

Di samping itu, bawang hitam juga berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol, sehingga hal ini mampu melindungi tubuh dari berbagai penyakit, seperti darah tinggi dan lain sebagainya.

Daun Katuk

katuk

febrianti

Salah satu sayuran penurun darah tinggi berikutnya ialah daun katuk. Seringkali daun ini diolah menjadi berbagai olahan menu makanan, seperti sup hingga aneka tumisan. Selain memiliki cita rasa manis, daun katuk juga memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh.

Kandungan kalsium pada daun katuk mampu berperan penting dalam mengurangi tekanan darah tinggi. Selain itu, beberapa kandungan lainnya juga berfungsi efektif dalam menurunkan kadar kolesterol, sehingga dapat mencegah berbagai macam penyakit kronis, seperti jantung.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP