Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Penyebab Benjolan di Leher yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya

6 Penyebab Benjolan di Leher yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya penyakit gondok. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyebab benjolan di leher perlu diwaspadai setiap orang. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja dan terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan benjolan di leher.

Melansir dari Healthline, benjolan di leher bisa terjadi di leher sebelah kanan, sebelah kiri, bagian tengah, dan bahkan bagian belakang. Gejala ini sering kali merupakan pembesaran kelenjar getah bening, yang menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja melawan penyakit.

Benjolan di leher adalah kondisi yang bisa dialami siapa saja. Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu. Berikut penyebab benjolan di leher yang merdeka.com lansir dari Healthline:

Infeksi

penyakit gondok

istockphoto.com

Penyebab benjolan di leher yang pertama adalah infeksi. Benjolan di leher sebelah kiri atau kanan bisa muncul akibat pembengkakan kelenjar getah bening. Infeksi bakteri ini menyebabkan pembengkakan di leher yakni strep throat atau radang tenggorokan yang disebabkan infeksi bakteri streptococcus.

Tidak hanya batuk flu dan batuk pilek, infeksi virus lainnya, seperti herpes simpleks, mononukleosis, juga bisa membuat leher menjadi bengkak. Orang yang memiliki sistem imun tubuh lemah juga berpotensi menderita gangguan pada leher ini.

Kanker Getah Bening

Kelenjar getah bening yang membengkak bisa disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker. Kondisi ini dikenal sebagai limfoma atau kanker getah bening. Umumnya, limfoma bisa dibedakan ke dalam dua kelompok besar, yaitu limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin, yang masing-masing memiliki ciri khusus.

Beberapa kanker lain seperti kanker tiroid, kanker kelenjar ludah, dan kanker tenggorokan bisa menjadi penyebab benjolan di leher. Maka dari itu, sebaiknya Anda tetap menerapkan pola makan sehat dan olahraga secara teratur agar terhindar dari penyakit ini.

Kanker tiroid

Kanker ini terjadi ketika sel-sel normal di tiroid menjadi tidak normal dan mulai tumbuh di luar kendali. Ini adalah bentuk kanker endokrin yang paling umum dengan beberapa subtipe.

Gejala berupa benjolan di tenggorokan, batuk, suara serak, nyeri di tenggorokan atau leher, kesulitan menelan, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, pembengkakan atau pembengkakan kelenjar tiroid.

Tonsilitis

penyakit gondok

©2020 Merdeka.com

Penyebab benjolan di leher juga bisa disebabkan karena tonsillitis. Ini adalah infeksi virus atau bakteri pada kelenjar getah bening amandel.

Gejala berupa sakit tenggorokan, kesulitan menelan, demam, menggigil, sakit kepala, bau mulut. Amandel yang bengkak dan lunak dan bintik-bintik putih atau kuning pada amandel juga dapat terjadi.

Pembesaran Kelenjar Ludah

Penyebab benjolan di leher selanjutnya adalah pembesaran kelenjar ludah. Kelenjar ini memproduksi air liur yang berfungsi membantu mencerna makanan agar mudah masuk ke saluran pencernaan. Pembesaran kelenjar ludah karena beberapa alasan, mulai dari infeksi, tumor, atau akibat kondisi medis lainnya.

Bila Anda mengalami pembesaran kelenjar ludah dan menimbulkan benjolan di leher, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter. Nantinya, Anda akan mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Gondongan

Gondongan menjadi salah satu penyakit yang biasa dialami oleh banyak orang. Biasanya, gondongan ditandai dengan pembengkakan pada pipi penderita. Gondongan bisa dialami oleh siapa saja, namun penyakit ini umumnya diderita oleh anak-anak.

Melansir dari Mayo Clinic, gondongan adalah peradangan kelenjar parotis akibat infeksi virus. Kelenjar parotis sendiri terletak di bawah telinga dan berfungsi memproduksi air liur. Gondongan bisa terjadi ketika kelenjar parotis mengalami peradangan akibat infeksi virus golongan paramyxovirus.

Cara Mengatasi Benjolan di Leher

Cara mengatasi benjolan di leher bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu cara mengobati benjolan di leher yang cukup efektif adalah memberikan antibiotik. Dengan pengobatan ini, nantinya benjolan di leher secara perlahan akan hilang.

Selain memberikan antibiotik, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan. Berikut beberapa cara mengatasi benjolan di leher secara alami:

1. Istirahat yang cukup.

2. Kompres pada area benjolan atau pembengkakan dengan kain basah yang hangat.

3. Segera mengonsumsi obat-obat yang bisa meredakan nyeri, seperti ibuprofen, naproxen, atau acetaminophen untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

4. Berkumur menggunakan garam secara teratur. Hal ini perlu dilakukan jika pembengkakan kelenjar terjadi di area leher.

5. Hindari pemberian aspirin pada anak karena bisa memicu terjadinya pembengkakan pada organ hati dan otak.

Faktor yang Mempengaruhi Penyembuhan

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi apakah benjolan di leher bisa hilang dengan sendirinya atau tidak:

1. Jenis Penyebab Benjolan

Benjolan di leher dapat disebabkan oleh berbagai macam kondisi, mulai dari infeksi virus atau bakteri, hingga pertumbuhan jaringan abnormal seperti kista atau tumor.

Jika benjolan disebabkan oleh infeksi ringan, seperti pilek, ada kemungkinan besar benjolan itu akan hilang setelah infeksi sembuh. Namun, jika disebabkan oleh kondisi yang lebih serius, seperti tumor, penanganan medis mungkin diperlukan.

2. Usia dan Kesehatan Umum

Usia individu dan kondisi kesehatan secara keseluruhan juga memainkan peran penting dalam penyembuhan benjolan. Pada anak-anak, sistem kekebalan tubuh mereka masih berkembang, sehingga mereka lebih mudah sembuh dari infeksi.

Sebaliknya, pada orang tua atau individu dengan penyakit kronis, pemulihan mungkin lebih lambat. Ini karena tubuh mereka mungkin tidak memiliki kekuatan yang sama untuk melawan penyebab benjolan.

3. Dukungan Imunologi

Sistem imun yang kuat sangat berkontribusi terhadap kemampuan tubuh untuk mengatasi infeksi dan peradangan. Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat lebih mungkin mengalami penyembuhan yang cepat.

Sebaliknya, mereka yang memiliki masalah kesehatan, seperti HIV/AIDS atau penyakit autoimun, mungkin mengalami kesulitan dalam mengatasi infeksi, sehingga benjolan mungkin tidak bisa hilang dengan sendirinya.

4. Pengobatan yang Diterima

Jika benjolan di leher disebabkan oleh infeksi yang memerlukan pengobatan, seperti antibiotik untuk infeksi bakteri, maka pengobatan yang tepat dapat mempercepat proses penyembuhan.

Dalam kasus di mana benjolan disebabkan oleh kondisi medis yang lebih serius, seperti tumor, perawatan spesifik akan diperlukan dan prognosis tergantung pada jenis dan stadiumnya.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP