5 Manfaat Tepung Beras Merah untuk Kesehatan, Bantu Kontrol Berat Badan
Merdeka.com - Tepung beras merah menjadi salah satu bahan makanan yang kerap diolah menjadi berbagai menu masakan, seperti bubur dan kue. Selain memiliki cita rasa yang enak, tepung beras merah juga dianggap lebih memiliki nilai gizi tinggi dibanding dengan beras putih.
Melansir dari Healthline, tepung beras merah mengandung karbohidrat, protein, lemak, zat besi, dan nutrisi penting lainnya. Beberapa kandungan tersebut berperan penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Tentu saja manfaat tepung beras merah ini bisa didapatkan dengan cara mengonsumsinya secara teratur.
Untuk mendapatkan manfaat tepung beras merah, Anda bisa mengolahnya menjadi aneka menu masakan, seperti kue, bubur, dan aneka jajanan. Berikut beberapa manfaat tepung beras merah yang merdeka.com lansir dari Healthline:
Menjaga Berat Badan

© elembarazo.net
Manfaat tepung beras merah untuk kesehatan yang pertama, yaitu menjaga berat badan. Kandungan serat, protein, dan karbohidrat kompleks pada tepung beras merah dapat membuat orang yang mengonsumsinya merasa kenyang lebih lama.
Selain itu, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi tepung beras merah secara rutin juga dapat mengontrol berat badan. Untuk itu, tepung beras merah sangat cocok dikonsumsi penderita obesitas. Tentu saja, manfaat tepung beras merah ini bisa didapatkan dengan cara mendampinginya dengan olahraga secara rutin dan teratur.
Mengontrol Gula Darah
Diabetes melitus adalah penyakit atau gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Biasanya, kondisi ini menyebabkan penderita mengalami beberapa gangguan organ tubuh. Apabila tidak segera diatasi, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderita.
Melansir dari Healthline, diabetes melitus terjadi karena tingginya kadar gula darah yang disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi lain. Selain itu, glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat memicu terjadinya berbagai gangguan organ tubuh.
Salah satu cara mengontrol gula darah secara alami, yaitu mengonsumsi tepung beras merah. Tepung ini memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga efektif untuk mengurangi risiko diabetes melitus. Manfaat ini bisa diperoleh dengan cara mengonsumsinya secara rutin dan teratur.
Mencegah Kanker
Kanker merupakan salah satu jenis penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh. Sehingga, hal ini dapat memicu terjadinya kerusakan sel normal di bagian tubuh lainnya.
Salah satu jenis kanker yang paling banyak dialami oleh masyarakat ialah kanker prostat. Menurut data Globocan, pada 2018 terjadi sebanyak 348.809 kasus baru kanker, di mana 11.361 di antaranya merupakan penderita kanker prostat. Di Indonesia sendiri, angka kematian akibat kanker prostat mencapai 5.007 jiwa.
Untuk menurunkan risiko kanker, Anda dapat mengonsumsi tepung beras merah secara teratur. Tepung beras merah mengandung antioksidan, seperti asam fenolat dan flavonoid, yang berperan penting untuk mengurangi riskio penyakit kanker. Agar mendapatkan hasil optimal, sebaiknya Anda mengimbanginya dengan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi sayur dan buah-buahan, serta olahraga secara teratur.
Mencegah Penyakit Jantung

©2015 Merdeka.com/shutterstock/Available in
Manfaat tepung beras merah selanjutnya, yaitu mencegah penyakit jantung. Tepung beras merah mengandung antioksidan, kalium, dan zat lignan yang berperan penting untuk mencegah kolesterol atau lemak jahat dalam darah dan mencegah penyumbatan di pembuluh darah.
Selain itu, kandungan antioksidan pada tepung beras merah juga dapat menangkal radikal bebas penyebab penyakit jantung. Untuk mendapatkan hasil optimal, sebaiknya mengonsumsi tepung beras merah secara teratur.
Menjaga Fungsi Hati
Penyakit hati atau yang juga dikenal sebagai penyakit lever merupakan kondisi gangguan hati yang menyebabkan organ ini tidak dapat berfungsi dengan baik. Hati merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-sel yang rusak. Sehingga apabila sel-sel yang rusak banyak, maka dapat mengganggu fungsi dan kinerja hati.
Melansir dari Medical News Today, penyakit hati disebabkan oleh infeksi parasit dan jamur. Sehingga hal ini mengakibatkan lever tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan tubuh. Seseorang yang mengalami penyakit hati biasanya akan mengalami beberapa gejala, seperti kulit dan mata tampak menguning dan perut terasa nyeri dan bengkak.
Salah satu cara menjaga kesehatan hati, yaitu dengan mengonsumsi tepung beras merah. Kandungan antioksidan tinggi pada tepung beras merah berfungsi efektif untuk menangkal radikal bebas penyebab kerusakan hati.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya