5 Jenis Olahraga Ringan Selama Puasa Ramadan, untuk Tubuh Lebih Bugar
Merdeka.com - Saat ini seluruh umat muslim dunia, termasuk Indonesia sudah memasuki pertengahan bulan puasa Ramadan. Artinya, masih ada setengah perjalanan lagi yang harus ditempuh untuk menuju hari kemenangan.
Dengan begitu, umat muslim harus tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh supaya ibadah puasa Ramadan bisa dilaksanakan dengan baik. Untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan, bisa dilakukan dengan mengatur asupan makanan yang baik setiap sahur dan berbuka puasa.
Bukan hanya itu, cairan tubuh yang hilang selama berpuasa juga perlu dicukupi kembali dengan banyak konsumsi air putih dan buah. Selain itu, melakukan kegiatan olahraga ringan juga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan saat berpuasa yang tidak boleh diabaikan.
Meski tengah menjalankan ibadah puasa, bukan berarti bisa meninggalkan kegiatan olahraga begitu saja. Bahkan banyak ahli kesehatan menganjurkan untuk tetap melakukan kegiatan olahraga untuk membantu tubuh tetap sehat dan bugar selama berpuasa.
Bukan hanya itu, berolahraga juga bisa membantu menjaga berat badan tubuh selama puasa. Lalu jenis olahraga apa saja yang bisa dilakukan selama menjalani ibadah puasa. Dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan olahraga tersebut.
Dilansir dari Brilio.net, berikut kami telah merangkum jenis olahraga ringan selama puasa Ramadan, yang bisa Ana lakukan.
Jalan Santai

©2012 Merdeka.com
Jenis olahraga ringan selama puasa Ramadan yang bisa dilakukan adalah jalan santai. Olahraga ringan yang satu ini myngkin terlihat sepele, namun manfaatnya tidak boleh dianggap remeh.
Melakukan olahraga jalan santai dikatakan dapat mengurangi stres, menurunkan risiko penyakit asma, dan membantu meningkatkan kreativitas. Bukan hanya itu, melakukan olahraga jalan santai selama berpuasa juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis, melancarkan sistem pencernaan, serta dapat menurunkan berat badan.
Selain itu, jalan santai juga baik dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung dan otot tulang belakang. Olahraga ringan ini bisa dilakukan selama 15 – 30 menit menjelang waktu berbuka puasa.
Dengan begitu, ketika tubuh merasa sedikit lelah setelah berolahraga, tidak perlu menunggu waktu lama untuk mengisi energi. Selain itu, olahraga jalan santai ini juga bisa mengisi waktu luang saat ngabuburit atau menunggu waktu berbuka.
Jogging

Shutterstock/l i g h t p o e t
Jenis olahraga ringan selama puasa Ramadan selanjutnya adalah jogging. Jogging merupakan salah satu jenis olahraga kardiovaskular yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
Selain dapat mengoptimalkan sistem kerja jantung, jogging juga mampu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi risiko penyakit jantung, serangan jantung, juga stroke.
Selam berpuasa, Anda bisa melakukan aktivitas olahraga ini selama 10 – 20 menit tiga kali dalam seminggu. Olahraga ringan satu ini bisa dilakukan beberapa waktu setelah sahur atau sore hari menjelang berbuka puasa.
Melalui olahraga ini, bisa meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh selama berpuasa. Sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan lancar.
Bersepeda

©2017 Merdeka.com
Selain jalan santai dan jogging, bersepeda juga bisa menjadi salah satu pilihan jenis olahraga ringan selama puasa Ramadan. Bersepeda mempunyai manfaat utama untuk menyehatkan organ jantung serta mengencangkan otot tubuh.
Selain itu, bersepeda saat menjalani ibadah puasa juga dapat menghindarkan tubuh dari kondisi lemas, membantu melancarkan oksigen yang masuk ke dalam tubuh, dan membuat pikiran lebih rileks.
Anda bisa melakukan aktivitas bersepeda di sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Untuk hasil yang lebih efektif, olahraga bersepeda bisa dilakukan maksimal 30 menit.
Anda bisa melakukan aktivitas olahraga ini dengan berkeliling di sekitar rumah, atau bisa juga menggunakan sepeda statis yang tersedia di rumah. Tentu saja olahraga ringan yang satu ini bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang menjelang berbuka puasa.
Yoga

©Shutterstock/wavebreakmedia
Yoga juga termasuk dalam daftar jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan selama puasa Ramadan. Yoga merupakan salah satu olahraga yang mampu memberikan kesehatan tubuh dan ketenangan pikiran.
Bahkan dalam sebuah penelitian Rheumatic Disease Clinics of North America pada tahun 2011, menyebutkan bahwa melakukan yoga dua kali dalam seminggu dapat membantu meringankan bengkak dan gejala penyakit sendi.
Bukan hanya itu, terdapat penelitian lain menunjukkan bahwa wanita yang melakukan yoga selama 35 menit dalam 12 minggu secara rutin terbukti mengalami peningkatan kekebalan tubuh.
Selain itu, yoga juga sangat dianjurkan untuk penderita darah tinggi, karena dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh.
Selama berpuasa, kegiatan yoga bisa dilakukan setiap pagi dan sore hari menjelang berbuka. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya yoga dilakukan minimal 45 menit.
Melalui aktivitas ini, tubuh dan pikiran bisa menjadi lebih tenang dan aliran darah pun bisa lebih lancar.
Naik Turun Tangga

Shutterstock/lzf
Jenis olahraga ringan yang tidak boleh dilupakan adalah naik turun tangga. Olahraga ini juga dapat dilakukan selama menjalani ibadah puasa. Dengan melakukan aktivitas ini, bisa secara efektif membantu menurunkan kalori dalam tubuh.
Naik turun tangan selama kurang lebih 10 menit, sudah dapat membakar 178 kalori dalam tubuh. Selama berpuasa, Anda bisa melakukan olahraga ini di sore hari menjelang waktu berbuka.
Perlu diingat, bahwa dalam melakukan olahraga ini harus dalam kadar intensitas normal dan tidak berlebihan. Selain itu, lakukan dengan hati-hati supaya tidak berpotensi untuk menimbulkan dehidrasi.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya