Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 November Peringati Hari Kebudayaan Jepang, Begini Sejarah dan Tradisinya

3 November Peringati Hari Kebudayaan Jepang, Begini Sejarah dan Tradisinya Ilustrasi Jepang Kimono. ©2022 Merdeka.com/pixabay

Merdeka.com - Kebudayaan menjadi salah satu sumber kekayaan yang dimiliki suatu negara. Di mana kekayaan tidak melulu dilihat dari melimpahnya sumber daya alam, tetapi juga budaya dengan beragam kesenian unik yang memiliki nilai-nilai luhur. Budaya ini terus dirawat dan dilestarikan agar nilai-nilai luhur dapat diturunkan pada generasi penerus.

Seperti yang dilakukan Jepang. Setiap tanggal 3 November, Negeri Matahari Terbit ini merayakan Hari Kebudayaan Nasional. Perayaan ini resmi diumumkan setelah Perang Dunia Kedua, dengan tujuan untuk menghormati budaya tradisional Jepang dan untuk mempromosikan gagasan perdamaian serta kebebasan yang dinyatakan dalam konstitusi Jepang.

Sejak ditetapkan sebagai hari libur nasional, Hari Kebudayaan Jepang ini diisi dengan berbagai acara dan kegiatan menarik. Mulai dari acara parade, festival, hingga banyak acara penghargaan bergengsi diselenggarakan pada peringatan ini.

Jika Anda salah satu penggemar budaya Jepang, tentu menjadi hal menarik untuk mengetahui lebih dalam sejarah Hari Kebudayaan Jepang yang dirayakan pada hari ini. Selain itu, terdapat berbagai fakta unik yang mungkin belum Anda ketahui.

Dilansir dari National Today, berikut kami merangkum sejarah 3 November yang diperingati sebagai Hari Kebudayaan Jepang dan berbagai fakta menariknya, bisa Anda simak.

Sejarah Hari Kebudayaan Jepang

Sejarah 3 November yang diperingati sebagai Hari Kebudayaan Jepang sudah dimulai sejak tahun 1948. Dua tahun setelah Konstitusi Jepang, 3 November merupakan tanggal yang penting karena merupakan tanggal lahir mendiang Kaisar Meiji. Kaisar Meiji memerintah Jepang dari tahun 1867 hingga 1912.

Sebelumnya, pada tahun 1927, 3 November dinyatakan sebagai hari libur nasional yang dikenal sebagai Meiji Setsu untuk menghormati mendiang Kaisar. Kemudian, peringatan ini diubah menjadi Hari Kebudayaan Jepang yang bertujuan untuk menghormati budaya tradisional Jepang dan mempromosikan gagasan perdamaian serta kebebasan.

Meskipun diperingati pada 3 November, namun Hari Kebudayaan Jepang biasanya berlangsung selama beberapa hari. Berbagai perayaan yang diadakan di berbagai tempat, bahkan museum di Jepang dibuka dan dapat dikunjungi secara bebas sehingga masyarakat dapat belajar lebih banyak tentang budaya mereka.

Selain itu, banyak upacara penghargaan bergengsi diselenggarakan pada hari ini, yang mengakui kontribusi individu yang mempromosikan budaya Jepang. Para siswa dan mahasiswa juga menampilkan karya seni untuk memamerkan bakat mereka di ajang sekolah.

Menarik lagi, peringatan ini semakin meriah dengan digelarnya parade dan festival yang menampilkan beragam budaya Jepang. Tentu, ini menjadi daya tarik wisata tersendiri yang dapat mengundang banyak minat wisatawan manca negara untuk berkunjung ke Jepang saat perayaan ini.

Fakta-Fakta Menarik

Setelah mengetahui sejarah 3 November yang diperingati sebagai Hari Kebudayaan Jepang, terakhir terdapat beberapa fakta menarik tentang budaya Jepang yang perlu Anda ketahui. Pertama, Jepang memiliki tradisi membungkukkan badan yang menjadi ciri khas unik dan sangat populer.

Tradisi membungkukkan badan ini adalah cara tradisional untuk menyapa orang-orang di Jepang. Dengan tubuh membungkuk, gaya sapaan ini dapat menunjukkan sikap sopan santun dan menghormati orang lain. Tradisi ini ditanamkan pula pada anak-anak sehingga budaya ini dapat terawatt dan terus lestari.

Selain budaya membungkuk, Jepang juga memiliki budaya unik lainnya yaitu Genkan. Genkan adalah area di depan pintu yang selalu ada di setiap rumah masyarakat Jepang. Di genkan inilah, orang-orang mengganti sepatu saat masuk ke dalam rumah dan memakai sandal rumah untuk menjaga lingkungan tetap bersih.

Selanjutnya, jika Anda penggemar anime Jepang, patut bangga karena tontonan favorit Anda menjadi ekspor budaya terbaik Jepang. Anime adalah sebuah karya seni gambar dengan alur cerita yang dibuat secara digital untuk menjadi tontonan film atau series. Hingga kini, anime Jepang terus diproduksi dengan cerita yang beragam dan teknologi digital yang semakin canggih.

Terakhir fakta menarik tentang budaya Jepang adalah gaya menyeruput mi dengan suara nyaring. Tradisi menyeruput mi dengan suara nyaring ini sebagai tanda yang menunjukkan bahwa orang tersebut sangat menikmati hidangan mi lezat yang sedang disantap. Jika di Indonesia makan dengan menimbulkan suara dianggap tidak sopan, di Jepang makan mi dengan suara seruputan yang nyaring justru sangat dianjurkan.

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP