Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Viral Aksi Bang Jago Serobot Antrean di SPBU hingga Layangkan Bogem Mentah

Viral Aksi Bang Jago Serobot Antrean di SPBU hingga Layangkan Bogem Mentah Aksi Bang Jago di Jakarta Barat. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi bang jago kembali berulah di sebuah pom bensin kawasan, Kalideres, Jakarta Barat. Kali ini seorang pria memukul pengendara mobil lain usai menyerobot antrean saat ingin mengisi bensin.

Berdasarkan unggahan Instagram @jakartabarat24jam, sebuah mobil warna putih Toyota Calya langsung menyerobot antrean mobil lain yang sudah mengantre untuk isi bensin. Setelahnya pengemudi itu pun langsung turun dari kendaraannya dan menghampiri mobil putih Toyota Ayla yang ada di belakangnya.

Pengemudi Toyota Calya itu pun sempat cekcok dengan pengendara di belakangnya hingga akhirnya mendaratkan pukulan.

Sontak, warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu langsung berupaya untuk melerainya. Namun pria yang sudah melakukan pemukulan bersikeras untuk meneruskan perbuatannya dan berhasil dicegah.

Tercatat kalau mobil yang digunakan oleh pelaku terdaftar dengan nomor polisi B 1371 QH.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Eep Haryaman menjelaskan, pelaku nekat melakukan penganiayaan lantaran tidak terima ditegur oleh korban. Meskipun pelaku yang telah menyerobot antrean korban saat ingin isi bensin.

"Korban kan mau ngisi bensin, dia (pelaku) ngeduluin. Ditegur sama korban, 'woi antre dong'. Pelaku enggak terima turun, ada temennya bilang jangan, dipisahin. Indikasi 4 orang, yang turun dua, orang yang satu nahan jangan ribut, yang satunya emosi gak terima diteriakin," kata Haryaman saat dikonfirmasi, Selasa (30/5).

Herman menyebut kalau korban sudah membuat laporan atas kejadian itu dengan melampirkan hasil visum. Kini pihaknya tengah menindaklanjuti laporan tersebut.

"(Korban) mengalami luka memar kini Polsek Kalideres sudah menindaklanjuti, mengecek CCTV, memeriksa saksi yang ada di lokasi," ujar dia.

Selain itu, dalam temuan lainnya, mobil yang dipakai oleh terduga pelaku ternyata merupakan plat bodong alias bukan yang semestinya. Kepolisian pun juga akan menelisik hal itu.

"Iya menggunakan nomor orang. Yang terdaftar di Polda mobil jenis lain. Kita lakukan upaya penyelidikan," jelasnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP