Unik, Penonton Formula E Jajal Bikin Jus Sambil Gowes Sepeda
Merdeka.com - Perhelatan ajang balap mobil listrik Formula E hari kedua telah dimulai pada Minggu (3/6) pukul 08.00 Wib di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Jakarta Utara.
Nantinya, balapan atau race dimulai pukul 15.04 Wib sampai pukul 16.00 Wib.
Penonton yang telah tiba di lokasi bisa mencoba datang ke booth Bike to Juice. Di sana, penonton bisa membuat jus secara gratis.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNamun, biasanya, jus dibuat di blender dengan tenaga listrik. Kali ini, pengunjung harus menggowes sepeda agar blender tersebut berfungsi.
Penanggungjawab Bike to Juice Amanda mengatakan, booth-nya buka dari pukul 08.00 sampai 20.00 Wib.
"Ini jadi kita bakal bikin jus tapi mereka harus ngegowes dulu. Jadi nanti ngeblendernya pakai digowes kayak gitu," kata Amanda.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Tujuannya biar mereka bisa olahraga terus mereka juga bisa minus sehat. Kan minumnya jus buah juga," tambahnya.
Adapun buah yang disediakan adalah melon, nanas, semangka, strawberry, dan naga.
"Semua pengunjung yang ada di sini bisa datang ke sini, minta buah yang ingin dibuat apa, terus langsung di bawa ke sana (sepeda), terus digowes," jelas Amanda.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSalah satu pengunjung yang sudah mencoba Bike to Juice, Dede (30) terlihat berantusias untuk mencoba permainan ini. Dede berhasil membuat jus semangka.
"Tadi ngeblender sendiri. Jadi ini kayaknya pertama kali bikin jus ngeblender sendiri terus caranya juga beda. Biasanya kan kalau ngeblender pakai listrik ya ini kita harus ngayuh pake sepeda sampai akhirnya bisa keblender kayak gini," katanya sambil menunjukkan jus miliknya.
Dede bercerita, tekstur jus yang dihasilkan tergantung kekuatan dan kecepatan mengayuh sepeda tersebut.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Kalau ngeblender biasanya kan sudah tergantung dari mesin blendernya. Kalau sekarang kita bisa ngatur kayak misalnya mau agak kasar sedikit, bisa. Misalnya mau smooth juga bisa. Jadi tergantung dari kita ngayuhnya sekuat dan secepat apa," ujar Dede.
Meskipun melelahkan, Dede mengaku akan kembali menggowes jika ada buah yang tersisa.
"Kalau misalnya ada buah yang tersisa ke sini lagi dong karena kita harus memanfaatkan momen kayak gini," ucap Dede.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya