Trend Kasus Covid-19 Sepekan PSBB Transisi, Anies Sebut Itu Data 2 Minggu Lalu
Merdeka.com - Sudah lebih dari satu pekan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) masa transisi, namun angka penyebaran positif Covid-19 per hari di Jakarta masih alami naik turun.
Berdasarkan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta. Jakarta.go.id, sejak resmi diberlakukan Jumat (5/6), tren penambahan angka kasus positif Covid-19 secara berturut 84, 102, 160, 91, dan melonjak Selasa (9/6) capai 239 orang. Selanjutnya, pada Rabu (10/6) secara berurut angka kasus baru mulai menurun kembali ke angka 147, 129, 76, sampai pada Sabtu (13/6) hari ini, terdapat 120 angka kasus positif baru.
Atas data angka kasus positif Covid-19 di Jakarta, Gubernur DKI Anies Baswedan menanggapi akan terus memantau data pertambahan kasus positif dan memutuskan setelah dua minggu pelaksanaan PSBB transisi.
"Nanti kita pantau. Kalau data epidemiologi ini bukan kayak tinggi permukaan air ya. Kalau tinggi permukaan air itu kan gantinya tiap jam. Kalau ini, nanti kita pantau setelah jalan dua minggu, baru datanya kita miliki lengkap," terang Anies saat tinjau kesiapan Wahana Dufan, Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/6).
“Karena setiap kali ada angka keluar hari ini, sesungguhnya itu adalah peristiwa 10 hari yang lalu, 2 minggu yang lalu. Peristiwa yang terjadi hari ini baru terbaca datanya nanti 10 hari yang akan datang. Jadi kita lebih matang,” tambahnya.
Setelah dua minggu, Anies menegaskan data pertambahan kasus positif Covid-19 per hari, akan dilihat dengan kurun waktu tertentu dalam menentukan hasilnya. "Sama seperti kalau kita memutuskan kemarin untuk melakukan perpanjangan PSBB Masa Transisi, itu menggunakan data yang berjalan dua bulan. Dari situ kita kemudian kita lihat trennya. Jadi bukan hanya peristiwa harian," terangnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya