Soal kursi wagub, Anies mengaku sudah bersurat ke partai pengusung

Senin, 5 November 2018 19:16 Reporter : Merdeka
Soal kursi wagub, Anies mengaku sudah bersurat ke partai pengusung Gubernur Anies di global summits Argentina. ©Istimewa

Merdeka.com - Sampai hari ini, kursi wakil gubernur DKI Jakarta masih kosong setelah ditinggal Sandiaga Uno. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku telah melayangkan surat permintaan percepatan usulan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI kepada Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Soal Wagub, kita memang belum bercerita. Tapi tanggal 19 Oktober yang lalu, Pemprov DKI sudah mengirimkan surat kepada partai-partai pengusung," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (5/11).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, surat yang dikirimkan jauh sebelum pihaknya menerima surat dari Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumarsono. Surat dari Kemendagri tersebut meminta Pemprov DKI segera mengisi kekosongan jabatan wakil gubernur.

"Tapi seperti saya sampaikan, kami itu bekerja, tahap-tahapan pemerintah kita sampaikan kepada partai. Bukan untuk apa-apa, tapi prosedurnya sudah dikerjakan sejak 19 Oktober lalu," ucapnya.

Awalnya, Anies menyebut tidak akan menyampaikan ke publik mengenai surat yang diberikan kepada kedua partai pengusung sebelum adanya surat dari Kemendagri.

Sementara itu, mengenai pertemuan Partai Gerindra dan PKS, Anies mengharapkan keduanya mendapatkan kesepakatan bersama. "Pokoknya terjadi kesepakatan yang bulat. Bukan kesepakatan lonjong," jelasnya.

Sekadar diketahui, dari dua partai pengusung, akhirnya sepakat memberikan kursi wagub ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini