Riza Sesalkan Masih Ada Perusahaan Non-esensial Kerja dari Kantor Selama PPKM Darurat

Jumat, 16 Juli 2021 15:36 Reporter : Yunita Amalia
Riza Sesalkan Masih Ada Perusahaan Non-esensial Kerja dari Kantor Selama PPKM Darurat Klaster Covid-19 di Perkantoran. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyesalkan masih ada perusahaan beroperasional di kantor meski bukan sektor esensial. Di masa kebijakan PPKM Darurat, hanya perusahaan sektor esensial dan kritikal yang dapat masuk kantor itupun dengan batasan pegawai atau menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Kami sesalkan, jadi jangan ada lagi kantor-kantor diam-diam bekerja, secara sembunyi-sembunyi," ucap Riza usai meninjau vaksinasi di Universitas Krisnadwipayana, Jakarta Timur, Jumat (16/7).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong perusahaan bidang sektoral dapat berkontribusi lebih untuk menyukseskan kebijakan PPKM Darurat. Anies menilai masih banyak perusahaan memanfaatkan sektor esensialnya dengan mengajukan izin bagi karyawannya untuk bekerja dari kantor.

Jika kondisi seperti ini tetap terjadi, kata Anies, mobilitas warga tetap tidak dapat berkurang. Itu akan berdampak pula dengan laju penularan Covid-19.

"Jangan sampai karyawannya sesungguhnya bisa bekerja dari rumah, tetapi kebijakan perusahaan mengharuskan mereka bekerja di kantor atau di tempat kerja maka terjadilah mobilitas yang tetap tinggi terjadilah potensi penularan," kata Anies di Mampang, Kamis (15/7).

"Maka itu saya minta kepada pimpinan perusahaan dihemat, kalau bisa bekerja di rumah biar mereka bekerja dari rumah," sambungnya.

Ia menyampaikan pada Rabu (14/7) Pemprov DKI Jakarta memakamkan 306 jenazah dengan protokol tetap (Protap) Covid. Angka ini, tegas Anies, tidak bisa sekadar dilihat sebagai statistik.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, saat ini peran masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah wajib saling bahu-membahu menjalankan kebijakan PPKM Darurat.

"Saya benar-benar berharap para pimpinan perusahaan para pemilik perusahaan menunjukkan sikap berkontribusi pada penanggulangan pandemi bukan berkontribusi menambah tingginya kasus Covid-19," lugasnya. [lia]

Baca juga:
Panglima dan Kapolri Tinjau Vaksinasi dan Pendistribusian Obat Covid-19 di Bandung
Inspektorat Gowa Periksa Sekretaris Satpol PP yang Pukul Pasutri
Cegah Kemacetan, Penyekatan PPKM Darurat di Jembatan Pesing Dipindah ke Jl Daan Mogot
Keputusan Perpanjangan PPKM Darurat Diumumkan Senin Pekan Depan
PPKM Darurat, Pengguna KRL Solo-Yogyakarta Terus Menurun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini