Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rencana tarawih akbar di Monas dibatalkan

Rencana tarawih akbar di Monas dibatalkan Salat Tarawih. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Rencana tarawih akbar di Monas mendapat kritik dari ulama. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan sudah membatalkan rencana itu. Nantinya agenda itu akan dilaksanakan di Masjid Istiqlal.

"Pak Gubernur sampaikan tentunya kita harus mengikuti apa yang diinginkan oleh para ulama. Tadi sudah kita koordinasikan dengan teman-teman di NU, Muhammadiyah, MUI. Akhirnya setelah dipertimbangkan kita akan ikuti saran dari ulama. Kita lagi coba berkoordinasi dengan Masjid Istiqlal apakah bisa melakukan koordinasi supaya kita puasa dan tarawihnya bisa di Masjid Istiqlal," kata Sandiaga di Gedung Indosat, Jakarta, Senin (21/5).

Menurut Sandiaga, sebelum menuai pro-kontra, pihaknya sudah terlebih dahulu berkoordinasi dengan MUI terkait tarawih di Monas itu. "Tentunya kita ada koordinasi terus, kepala biro dikmental yang memang fungsinya melakukan persiapan acara tarawih di sana," ucapnya.

Sandiaga mengatakan, Pemprov DKI akan menurut saran ulama, sebab kasus tersebut sudah masuk ke ranah fikih.

"Sudah masuk ke ranah fikih dan para ulama sudah menyampaikan bahwa lebih banyak manfaat untuk salat di masjid dan lebih banyak mudaratnya salat di lapangan terbuka seperti itu. Kami akhirnya putuskan bahwa kita akan berusaha berkoordinasi dengan Masjid Istiqlal," Sandi menandaskan.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP