PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menunjuk Lies Hartono atau lebih dikenal sebagai Cak Lontong sebagai salah satu Komisaris Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Sabtu (27/4). Selain Cak Lontong, mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso sebagai Komisaris dan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra juga dipercaya menduduki posisi Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Susunan baru Dewan Komisaris dan Direksi berlaku efektif sejak ditutupnya RUPST. "RUPS menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris untuk memperkuat pengawasan serta mempercepat implementasi strategi bisnis ke depan," ujar Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko dalam keterangan diterima Selasa (29/4).
Sebelum ditunjuk menjadi Komisaris PT Ancol, Cak Lontong dikenal sebagai salah satu komedian, presenter dan aktor tanah air. Berikut rekam jejak Cak Lontong hingga menjadi Komisaris PT Ancol dirangkum merdeka.com dari pelbagai sumber:
Cak Lontonglahir pada 7 Oktober 1970 di Magetan, Jawa Timur. Dia memiliki latar belakang pendidikan di Teknik Elektro dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Cak Lontong tidak hanya dikenal sebagai pelawak, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki pemikiran kritis dan kreatif.
Karier Cak Lontong dimulai dengan bergabung dalam grup lawak Ludruk Cap Toegoe di Surabaya. Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia hiburan, ia sempat bekerja di perusahaan Jepang.
Keputusan untuk fokus di dunia hiburan membuahkan hasil ketika namanya mulai dikenal luas setelah tampil di Stand Up Comedy Show di MetroTV pada tahun 2011 dan Indonesia Lawak Klub di Trans7 pada tahun 2013.
Penampilannya di berbagai acara televisi seperti Republik BBM, Waktu Indonesia Bercanda, dan Ini Sahur semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelawak terkemuka di Indonesia.
Advertisement
Gaya Komedi Unik dan Cerdas
Cak Lontong dikenal dengan gaya komedi yang terstruktur, memadukan logika absurd dengan penggunaan peribahasa. Ia memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan moral melalui lawakannya tanpa merendahkan orang lain.
Kata-kata sederhana seperti 'sabar', 'mikir', 'takut', dan 'gaptek' sering ia gunakan sebagai premis dalam lawakannya, menjadikannya mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Hal ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi penontonnya, yang menghargai komedinya yang cerdas dan mengena.
Selain menjadi pelawak, Cak Lontong juga telah meraih berbagai penghargaan di bidang seni budaya, termasuk penghargaan dari almamaternya, ITS, pada tahun 2017.
Ia juga pernah berperan sebagai juri di Stand Up Comedy Indonesian Season 6 yang ditayangkan di Kompas TV. Keterlibatannya dalam berbagai proyek menunjukkan dedikasi dan komitmennya terhadap dunia hiburan.
Advertisement
Ketua Tim Pemenangan Pramono-Rano
Pada Pilkada 2024 lalu, Cak Lontong ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan cagub dan cawagub Pramono Anung-Rano Karno.
Ditunjuknya Cak Lontong sebagai ketua pemenangan pasangan Bakal Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung - Rano Karno bukan tanpa alasan. Rano Karno mengatakan alasan ditunjuknya Cak Lontong agar bisa menghindari politik identitas seperti yang sempat terjadi lima tahun sebelumnya.
"Mankanya itu kita pilih ketuanya itu yang 'gendeng' cak lontong, supaya apa? Supaya kita happy, kita mau bahagia. Artinya apa? Kita enggak mau terperangkap dengan titik jenuh," ucap Rano Karno di kediamannya kawasan Jakarta Selatan, Senin (9/9).
Advertisement
Peralihan ke Dunia Korporasi
Pada bulan April 2025, Lies Hartono dilantik sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Jabatan ini menjadi langkah signifikan dalam kariernya, memperluas kiprahnya dari dunia hiburan ke dunia korporasi.
Dalam posisi ini, Cak Lontong diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam pengelolaan perusahaan, terutama dalam hal komunikasi korporasi dan pengembangan sektor hiburan serta pariwisata. Langkah ini menunjukkan bahwa kemampuannya tidak hanya terbatas di panggung, tetapi juga dapat diterapkan di dunia bisnis.
Advertisement
Berikut Formasi Lengkap Dewan Komisaris PT Ancol
Komisaris Utama/Komisaris Independen: Irfan Setiaputra
Komisaris: Sutiyoso
Komisaris: Cak Lontong
Sementara jajaran Direksi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk meliputi:
Direktur Utama: Winarto
Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
Direktur: Daniel Nainggolan
Direktur: Eddy Prastiyo