Jaga Inflasi, Pemprov DKI Siapkan Stok Pangan Dua Kali Lipat

Dia menyatakan, hari ini masing-masing perusahaan umum daerah (Perumda) DKI Jakarta itu akan menggelar rapat membahas hal tersebut lebih lanjut.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Jaga Inflasi, Pemprov DKI Siapkan Stok Pangan Dua Kali Lipat
Jaga Inflasi, Pemprov DKI Siapkan Stok Pangan Dua Kali Lipat (Merdeka.com)


Jaga Inflasi, Pemprov DKI Siapkan Stok Pangan Dua Kali Lipat

Saah satu ketahanan pangan yang bakal dijaga ialah supply stok beras.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta jajarannya untuk menyiapkan stok pangan sebanyak dua kali lipat untuk menjaga inflasi di wilayah Ibu Kota sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Kemarin saya minta kepada Dharma Jaya, Food Station, Pasar Jaya untuk meningkatkan stok (pangan). Kalau stok yang selama ini misal tiga hari saya meningkatkan jadi enam hari," kata Heru kepada wartawan, Rabu (1/11).

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut Heru, salah satu ketahanan pangan yang bakal dijaga ialah supply stok beras.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia menyatakan, hari ini masing-masing perusahaan umum daerah (Perumda) DKI Jakarta itu akan menggelar rapat membahas hal tersebut lebih lanjut.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Masing-masing hari ini rapat dengan komisaris untuk meningkatkan itu," kata Heru.
Diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memanggil para Penjabat (Pj) Kepala Daerah ke Istana, Senin 30 Oktober 2023. Jokowi mengatakan Pj Kepala Daerah biasanya dievaluasi Kementerian Dalam Negeri per tiga bulan sekali, namun dia akan mengevaluasi setiap hari.

"Bapak/Ibu semuanya dievaluasi kan setiap 3 bulan, yang evaluasi Mendagri, tapi saya evaluasi saya harian begitu. Jangan tepuk tangan," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para PJ kepala daerah di Istana Negara, Jakarta, Senin 30 Oktober 2023.
Presiden Jokowi juga meminta Pj Kepala Daerah untuk memberikan dukungan kepada Komisi Pemilihan Daerah (KPUD) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Pemilu 2024.

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan Pj Kepala Daerah tak melakukan intervensi apapun terkait Pemilu 2024. Tak hanya itu, dia juga meminta setiap kepala daerah mengendalikan inflasi dengan menjaga stabilitas harga pangan di pasar.
Rekomendasi