Pekerja menyelesaikan perbaikan kapal nelayan di galangan kapal Muara Angke, Jakarta, Kamis (23/5/2024). Galangan kapal Muara Angke menjadi salah satu ujung tombak industri kemaritiman di Jakarta. Pasalnya, di tempat inilah kapal-kapal nelayan yang mengalami kerusakan atau kebocoran menjalani perbaikan agar bisa kembali berlayar. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Kapal-kapal nelayan secara rutin menjalani perbaikan di galangan ini setelah beberapa bulan melaut. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Bagian paling rentan mengalami kerusakan adalah lambung kapal. Pasalnya, lambung kapal sering bocor akibat terlalu lama terendam air laut. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Para pekerja harus membersihkan lambung kapal dari kutu dan teritip. Sejenis antropoda becangkang keras yang menyukai lambung kapal nelayan. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Gerinda, parang, dan berbagai benda tajam lain mereka gunakan untuk membersihkan lambung. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Butuh 10-20 pekerja docking kapal untuk memperbaiki satu kapal.
Sementara, lama reparasi kapal ditentukan dari skala kerusakan kapal. Semakin parah kerusakan, maka semakin lama proses perbaikan. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Pekerja menyelesaikan perbaikan kapal nelayan di Galangan Kapal Muara Angke, Jakarta, Kamis (23/5/2024). Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Pekerja menyelesaikan perbaikan kapal nelayan di Galangan Kapal Muara Angke, Jakarta, Kamis (23/5/2024). Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Pekerja menyelesaikan perbaikan kapal nelayan di Galangan Kapal Muara Angke, Jakarta, Kamis (23/5/2024). Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Pekerja menyelesaikan perbaikan kapal nelayan di Galangan Kapal Muara Angke, Jakarta, Kamis (23/5/2024). Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Pekerja menyelesaikan perbaikan kapal nelayan di Galangan Kapal Muara Angke, Jakarta, Kamis (23/5/2024). Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement