PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta berencana untuk merevitalisasi Terminal Blok M menjadi lebih modern.
Advertisement
Suasana Terminal Blok M dengan aktivitas bus terlihat dari atas, Jakarta, Kamis (20/7/2023). PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta berencana menjadikan kawasan Blok M menjadi berorientasi transit (transit oriented development/TOD).
Advertisement
Kawasan berorientasi transit tersebut rencananya akan menghubungkan Stasiusn MRT ASEAN dan Blok M, Terminal Blok M, Taman Literasi Marta Christina Tiahahu, serta kawasan perniagaan Blok M.
Selain itu, terminal ini juga akan dilengkapi dengan penyediaan hunian terjangkau, penyediaan ruang publik hingga integrasi antar moda.
Advertisement
Rencana revitalisasi Terminal Blok M ini sejalan dengan pengembangan interkonektivitas MRT Jakarta dengan sejumlah fasilitas publik atau komersial di sekitarnya.
Rencana revitalisasi Terminal Blok M ini juga diharapkan mampu mempermudah warga menggunakan transportasi umum yang terkoneksi antar moda dengan ruang terbuka hijau.
Advertisement
Revitalisasi rencananya baru akan mulai dilakukan setelah adanya izin dari Pemprov DKI Jakarta.
Beberapa proyek infrastruktur kawasan Transit Oriented Development (TOD) itu akan digarap oleh anak usaha PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan bekerja sama dengan pihak swasta.
Advertisement
Sebagai transit-oriented development (TOD), kawasan ini nantinya dilengkapi dengan penyediaan hunian, ruang publik hingga integrasi transportasi lainnya.
Advertisement
Rencana revitalisasi Terminal Blok M sebenarnya sudah diajukan pihak PT MRT Jakarta sejak akhir tahun 2022 lalu kepada Pemprov DKI Jakarta. Sampai saat ini PT MRT Jakarta masih menunggu izin restu darinya.