WiFi Gratis, Fasilitas untuk Publik yang Tak Terpakai

Meski WiFi makin terjangkau hingga tersedianya fasilitas JakWifi, sebagian warga Jakarta tetap setia pada kuota HP karena alasan mobilitas dan fleksibilitas.

Muhammad Genantan Saputra
WiFi Gratis, Fasilitas untuk Publik yang Tak Terpakai
Fungsi Wifi (@ 2025 merdeka.com)

Di tengah kemajuan infrastruktur internet dan menjamurnya layanan WiFi murah, sebagian warga ibu kota justru memilih tetap mengandalkan kuota data dari ponsel mereka.

Meski WiFi makin terjangkau hingga tersedianya fasilitas JakWifi, sebagian warga Jakarta tetap setia pada kuota HP karena alasan mobilitas dan fleksibilitas.

Salah satunya adalah Raka Putra (28), karyawan swasta yang tinggal di daerah Setiabudi. Raka mengaku tidak sering menggunakan WiFi ketika mobilitas.

"Rasanya enggak butuh WiFi. Kuota 30GB sebulan juga cukup," ujarnya saat cerita dengan Merdeka.com, Rabu (11/6).

Baginya, penggunaan kuota sudah cukup efisien untuk keperluan sehari-hari, seperti browsing, streaming ringan, dan navigasi.

Raka memang mengakui bahwa WiFi tetap punya peran penting dalam beberapa konteks seperti bekerja secara daring dalam durasi panjang atau mengunduh file besar. Namun untuk kebutuhan harian, kuota masih menjadi andalan.

"Lagipula sekarang kuota juga makin murah. Banyak promo dari provider," kata Raka.

FOTO: Transjakarta Perluas Fasilitas Wifi Gratis di 7 Koridor
Wifi terpasang di Halte Harmoni, Jakarta, Senin (16/11/2020). PT Transjakarta menargetkan fasilitas wifi gratis tersedia di seluruh halte jaringan 12 koridor pada akhir 2020. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho) @ 2023 merdeka.com

Wifi di Ruang Publik Lemot

Hal serupa dirasakan oleh Dina Maharani (25), seorang freelancer yang sering berpindah tempat kerja dari kafe ke co-working space. Dia justru merasa membutuhkan WiFi hanya saat mengerjakan proyek besar.

"Kalau kerja di kafe atau ruang publik, kan biasanya udah disediain WiFi. Jadi saya pakai WiFi cuma pas kerja yang butuh upload file besar. Sisanya ya pakai kuota. Praktis dan nggak ribet," jelasnya.

Baginya, memakai WiFi di ruang publik terasa agak ribet karena terkadang jaringannya lemot. Dia pun sudah nyaman menggunakan koneksi personal via kuota karena terasa lebih fleksibel.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Jakarta menyediakan JakWifi sebagai layanan internet gratis yang ditujukan untuk masyarakat umum.

Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung transformasi digital, terutama dalam meningkatkan akses internet yang terjangkau bagi semua kalangan. Baik itu untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, atau sekadar hiburan.

Layanan ini tersebar di ribuan titik di seluruh Jakarta Mulai dari taman kota, halte bus, hingga pusat-pusat kegiatan masyarakat bisa menemukan titik-titik JakWifi dengan mudah.

Penjelasan Pemprov

Kadis Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Budi Awaluddin berdalih layanan JakWifi hingga saat ini masih aktif dan terus dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya di area fasilitas umum dan lingkungan padat penduduk.

"Terkait persepsi sebagian warga soal kualitas layanan, kami tentu memahami bahwa pengalaman bisa berbeda-beda sesuai dengan kondisi lingkungannya. Kami terus melakukan pemantauan agar layanan ini dapat berjalan lebih baik dan optimal. Apabila terdapat kendala dalam pemanfaatan dapat diadukan melalui aplikasi JAKI," kata Budi kepada merdeka.com, Kamis (12/6).

10 Daerah Terbesar Pemanfaatan WiFi Gratis

1. Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat

71.206 pengguna

2. Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur

68.228 pengguna

3. Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat

64.076 pengguna

4. Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat

61.121 pengguna

5. Menteng, Menteng, Jakarta Pusat

57.901 pengguna

6. Menteng, Menteng, Jakarta Pusat

50.241 pengguna

7. Manggarai, Pancoran, Jakarta Selatan

49.539 pengguna

8. Manggarai, Pancoran, Jakarta Selatan

48.539 pengguna

9. Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur

47.968 pengguna

10. Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

44.827 pengguna.

Rekomendasi