Survei Indikator Politik Indonesia mencatat, baru 60 persen warga Jakarta mengaku puas terhadap kinerja Gubernur Jakarta Pramono Anung di 100 hari kerja pertama. Selain itu, ada sepertiga responden survei mengaku tahu secara spesifik sejumlah program yang dijalankan.
Menanggapi hasil itu, Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim menyatakan akan menjadi catatan dan evaluasi kinerja untuk selanjutnya.
"Semua hasil survei khususnya dari lembaga yang bisa dipertanggungjawabkan kredibilitas dan integritasnya tentu selalu menjadi masukan dan bahan evaluasi bagi kami," ujar Chico dalam keterangan diterima, Jumat (30/5).
Namun dia meminta publik kembali melihat hasil survei dengan lebih teliti. Contohnya, pertanyaan seperti apa yang dilempar ke responden, prosentase responden dengan level pendidikan tertentu, dan variabel lainnya.
"Yang menarik, untuk pertanyaan kepuasan terhadap program esensial yang memang jadi tugas kepala daerah, Pramono Anung unggul dibandingkan semua kepala daerah lain," ungkap dia.
Chico menyampaikan, warga Jakarta adalah kelompok heterogen yang berasal dari berbagai daerah lain dan rata-rata level pendidikan juga ada di atas daerah lain. Karenanya, hal itu berpengaruh pada sikap mereka yang lebih kritis dan tak mudah puas
"Di sisi lain Jakarta masih jadi destinasi urbanisasi terbesar bagi semua warga dari luar provinsi, khususnya Jawa Barat yang mendominasi presentase jumlah warga yang memilih pindah ke Jakarta. Hal itu tercermin dari peningkatan warga dari luar Jakarta yang datang ke Jakarta pasca mudik lebaran (arus balik) meningkat 150 persen dan paling banyak adalah warga Jawa Barat," tutur Chico,
Dengan hasil survei tersebut, Chico memastikan Gubernur Pramono tidak tinggal diam dan terus bekerja dengan lebih baik.
"Prinsipnya bekerja by system dan program adalah yang diutamakan oleh pemerintah provinsi Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung," Chico menandasi.