Kemacetan parah sempat terjadi di Jalan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/6) lalu. Diketahui kemacetan disebabkan oleh dua acara besar yang berlangsung secara bersamaan. Acara tersebut di antaranya, Pekan Raya Jakarta (PRJ) dan ajang Street Race Polda Metro Jaya.
Selain itu, animo pengunjung yang meningkat, jadi penyebab lain lonjakan angka kendaraan sekitar PRJ. Menanggapi masalah tersebut, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin, mengatakan setiap harinya polisi selalu melakukan evaluasi.
"Pertama kami sudah menghitung kapasitas di dalam, kami juga menghitung jumlah animo pengunjung per hari nya. Setiap hari kita evaluasi. Dan kita selalu membuat rekayasa-rekayasa batasan batasan yang sudah kami perhitungan," ujar Kombes Komarudin ketika dikonfirmasi, Senin (26/6)
Advertisement
Rekayasa batasan itu, dia katakan, diberlakukan di seputaran Jiexpo seperti jalan Angkasa, Benyamin Sueb, sehingga kendaraan bisa tetap bergerak walaupun ada perlambatan.
"Meskipun memang ada perlambatan. Yang penting aktivitas mengalir, yang mau ke PRJ silakan, termasuk aktivitas masyarakat sekitar harus berjalan. Walaupun ada sumbatan karena memang kapasitas jalannya juga terbatas," kata dia.
Komarudin juga meminta kepada masyarakat untuk bekerjasama dengan kepolisian, salah satunya dengan menggunakan kendaraan umum sehingga bisa mengurai kemacetan pada sistem drop off dan penempatan.
"Kita tidak mungkin melarang orang yang mau datang ke PRJ, makanya kami hanya mengimbau sebaiknya kalau datang ke PRJ menggunakan kendaraan umum. Sehingga ini bisa sedikit mengurai kemacetan pada sistem drop off dan jemput ini. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama dan pemahaman dari masyarakat," jelas dia.
Advertisement
Saat ini, dia katakan, pihaknya telah mengajukan personel tambahan ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) untuk membantu menertibkan aktivitas di sekitar Jiexpo sehingga kendaraan bisa berjalan lancar.
"Untuk lalu lintas kita sudah mintakan ke direktorat lalulintas, minimal perhari itu 30 - 50 personel yang kita sebar di ring 3. Itu personel lantas yang tugasnya memastikan bahwa aktivitas di sekitar jiexpo bisa berjalan. Jadi tidak sampai stuck," tutup Komarudin.
Sebelumnya, viral di media sosial Tiktok kemacetan parah di sekitar PRJ yang menyebabkan kendaraan tidak bisa bergerak hingga berjam-jam.
Seorang warganet pemilik akun @Dona Psr mengatakan dirinya terjebak macet hingga 2,5 jam di sekitar Jiexpo dan memakan waktu tempuh dari Tangerang ke PRJ hampir 4 jam.
"Jujurlyy tadi dari Tangerang ke PRJ hampir 4 jam gara-gara stuck di sini hampir 2,5 jam jir :((," tulis akun tersebut di kolom komentar yang memperlihatkan kemacetan sekitar PRJ.
Reporter Magang: Alya Nurfakhira Zahra