Sejumlah anggota polisi dilempari petasan ketika melerai dua kelompok warga yang terlibat tawuran di Gang Mayong, Jatinegara Jakarta Timur. Kejadian ini viral di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata menerangkan, kedua kelompok yang terlibat tawuran antara RW 07 dan RW 08. Polisi pun datang menengahi kedua kelompok warga.
"Kita lakukan penyekatan, kita pisahkan dan kita lakukan pengamanan di lokasi," kata Leonardus dalam keterangannya, Rabu (24/5).
Leonardus mengatakan, sejumlah anggota polisi berada di tengah-tengah dua kelompok yang bersitegang. Rupanya, ada warga yang melemparkan petasan. "Warga di RW 08 menyerang RW 07 pakai petasan dan segala macam. Kita (polisi) nyekat di tengah-tengah," ujar dia.
Advertisement
Leonardus menyebut, keributan menyebabkan warga luka-luka. Sedangkan, anggota polisi tidak ada yang terluka. Terkait kejadian ini, satu orang terduga pelaku berhasil diamankan.
"Kita lagi dalami perannya, yang lain masih kami dalami," ujar dia.
Detik-detik keributan kedua kelompok terekam kamera CCTV dan video viral di media sosial. Terlihat, hujan petasan memecahkan kerumunan warga yang sedang berdiri berjejer. Warga pun berlarian menyelamatkan diri.
Namun, narasi yang beredar dinilai keliru. Di mana pemilik akun menginformasikan polisi yang sedang melaksanakan apel tiba-tiba diserang petasan. Faktanya, tak demikian.
"Itu narasinya salah, yang benar perkelahian antara RW 07 dan RW 08. Terjadi di hari Sabtu dan Minggu kemarin," katanya.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com