Petugas KRL yang Panggil 'Sayang' dan Kedipkan Mata ke Penumpang Wanita Dipecat

Manajer Humas Kereta Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan membenarkan kejadian itu. Pihak KCI pun meminta maaf.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Petugas KRL yang Panggil 'Sayang' dan Kedipkan Mata ke Penumpang Wanita Dipecat
Ilustrasi Petugas KRL. ©2020 Merdeka.com

Seorang petugas kereta Commuterline diduga telah melakukan pelecehan terhadap penumpang. Hal ini pun viral di media sosial.

"Seorang petugas KRL yang tengah bertugas dalam gerbong perempuan ketika berpapasan mengucapkan kata "sayang" di kuping dan kemudian mengedipkan mata ke korban," kutip akun tersebut.

Manajer Humas Kereta Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan membenarkan kejadian itu. Pihak KCI pun meminta maaf.

"Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut, setelah mendapatkan laporan dari pengguna yang mengalami tindakan tidak menyenangkan oleh terduga pelaku yang dalam hal ini adalah petugas di dalam commuterline," katanya kepada merdeka.com, Kamis (27/4).

Menindaklanjuti kejadian itu, pelaku pun telah dimintai keterangan. Pelaku pun mengakui perbuatannya.

"Pada keterangannya terduga pelaku mengakui bahwa melakukan hal yang tidak menyenangkan kepada pengguna yang melaporkan kepada kami. Saat ini terduga pelaku yang berdasarkan berita beredar merupakan satu petugas kami sudah diberhentikan," tegasnya.

"Merupakan komitmen kami KAI Commuter dalam melawan pelecehan seksual tanpa pandang siapa yang melakukan," pungkasnya.

Rekomendasi