Kepolisian bakal telusuri pengemudi Toyota Fortuner yang seruduk anggota Polantas lantaran tidak terima ditegur di Rawa Buaya, Jakarta Barat. Kepolisian pun juga telah mendapatkan identitas pengendara mobil tersebut.
"Sudah kami ketahui identitasnya," ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, Kompol Maulana Karepesina saat dikonfirmasi, Selasa (21/3).
Maulana mengatakan nomor kendaraan yang Fortuner itu tercatat B 12 MGM pada saat kejadian. Namun dirinya masih harus memastikan apakah data yang didapat dengan saat kejadian sama.
"Tentunya masih dalam proses penyelidikan, karena belum tentu data mobil sama dengan yang mengemudi," ujar dia.
Advertisement
Aksi Sopir Fortuner Seruduk Polantas Viral
Viral video merekam mobil Fortuner kukuh ingin melintas meskipun sudah dihalau oleh petugas kepolisian di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @jakartabarat24jam.
Tampak dari unggahan itu, polisi lalu lintas berdiri mengadang mobil Fortuner hitam. Polantas itu sudah meminta pengemudi berhenti tetapi sopir masih berupaya meloloskan diri dari adangan polisi. Jelas terlihat tubuh polantas menempel dekat dengan bagian depan body mobil.
Tak lama berselang, petugas dari Dinas Perhubungan dan polisi lain menghampiri. Salah satu petugas berbicara dengan sopir Fortuner melalui kaca jendela.
Advertisement
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, Kompol Maulana Karepesina membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi pada Senin (20/3) pukul 17.00 WIB.
"Ya pengendara melanggar rambu dan ditegur sama anggota. Namun kendaraan tetap melaju," ucap Maulana saat dikonfirmasi, Selasa (21/3).
Ia mengaku belum mengetahui identitas dari pelanggar lalu lintas itu. Adapun pelanggaran yang dilakukan pengendara Fortuner tersebut karena lewat di bahu jalan di ruas jalan menuju tol Rawa Buaya.
"Pengendara salah, kejadiannya kemarin. Itu anggota pengaturan jalan menuju Tol Rawa Buaya, dan belokan kanan itu harusnya terpakai dua jalur tapi pengendara ambil jalur tambahan ketiga," beber Maulana.