Ancol Taman Impian kembali mengadakan perayaan malam pergantian tahun 2023. Nantinya, akan ada pesta kembang api tepat pada pukul 24.00 WIB.
Direktur Operasional Ancol Taman Impian Eddy Prastyo mengatakan, dua tahun terakhir pihaknya tidak mengadakan perayaan tahun baru karena mengikuti regulasi situasi pandemi Covid-19.
"Kami sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk berkoordinasi dengan pihak TNI/Polri dan pemerintah daerah agar acara berlangsung lancar," ujar Eddy dalam rilis resminya, Senin (26/12).
Selain berkoordinasi dengan pihak terkait, Eddy juga telah menyiapkan pengaturan rekayasa lalu lintas (lalin) di dalam kawasan Ancol pada Sabtu (31/12) hingga malam pergantian tahun. Kemudian, pihaknya juga telah menyiapkan kantong parkir yang dapat menampung 6.000 lebih kendaraan roda empat dan 13.000 lebih kendaraan roda dua.
"(Kami juga) menyiagakan personel tambahan dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes dan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta sebanyak 625 personel. Nantinya, para personel tersebut akan melengkapi petugas Ancol yang disiapkan sebanyak 278 personel," jelas Eddy.
Advertisement
Menjelang pergantian tahun, pengunjung bisa menikmati street art performance di Stone Area Syhmphony of the Sea serta hiburan live music di Pantai Lagoon mulai pukul 15.00 WIB, Sabtu (31/12).
Lebih lanjut, Edy mengatakan bahwa khusus tanggal 31 Desember 2022, seluruh unit rekreasi di kawasan Ancol hanya beroperasi hingga pukul 15.00 WIB. Setelah itu, kawasan Ancol disiapkan untuk perayaan menyambut tahun 2023.
Pihaknya, sambung Eddy, juga menyiapkan 63 unit bus wara wiri yang akan mobile di kawasan Ancol serta tiga rangkaian kereta wisata sato-sati yang bisa diakses pengunjung secara gratis.
Sementara itu, untuk kenyamanan dan keselamatan pengunjung, pihak Ancol menyiapkan tiga unit ambulans, empat unit mobil derek, enam pos polisi, enam pos kesehatan, delapan titik pos life guard sepanjang pantai dan lima pos Satgas Covid-19.
Eddy juga mengimbau agar masyarakat yang ingin berkunjung ke Ancol melakukan pembelian tiket sejak H-1 melalui www.ancol.com.
"Sesuai aturan yang diperkenankan pengunjung di dalam Ancol antara 120-130 ribu orang. Tapi bila terjadi kepadatan akan kami lakukan pembatasan dan menyetop akses masuk meski belum mencapai batas jumlah," kata Eddy.