Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Satu Keluarga di Kalideres, Sita Sejumlah Buku

Kanit Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy mengatakan, buku yang disita polisi tidak terkait dengan paham sekte tertentu.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Satu Keluarga di Kalideres, Sita Sejumlah Buku
TKP satu keluarga di Kalideres ditemukan tewas. ©2022 Merdeka.com

Polisi menyita sejumlah barang bukti saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat satu keluarga di dalam rumah kompleks Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat. Salah satu barang bukti tersebut sebuah buku.

Kanit Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy mengatakan, buku yang disita polisi tidak terkait dengan paham sekte tertentu.

"Enggak ada sekte-sekte. Buku-buku ada tapi enggak ada sekte-sekte. Bukan sekte kok buku biasa," ujar Avrilendy saat dihubungi, Senin (14/11).

Menurut dia, penyidik tidak hanya menyita buku. Beberapa barang lain juga turut disita seperti kapur barus, bedak bayi, kemasan makanan, dan lain sebagainya. Barang bukti tersebut ditemukan di kamar dan ruangan lainnya.

Adapun barang bukti itu akan dipilah-pilah penyidik yang berhubungan dengan penyebab kematian empat anggota keluarga itu.

"Secara garis besar hampir sebagian besar barang-barang yang ada di kamar di ruangan kita keluarkan semua. Kita kumpulin dan datakan," ucap dia.

Kerabat Belum Ambil Jenazah Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Pihak Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, masih menunggu konfirmasi dari penyidik polisi terkait pengambilan empat jenazah tewas di Perum Citra Garden Extension I, Kalideres, Jakarta Barat. Jenazah satu keluarga itu hingga saat ini masih berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kita masih menunggu konfirmasi keluarga dari penyidik untuk pengambilan jenazah," ucap Kabag Humas RS Polri Kramat Jati, AKBP Wulan saat dikonfirmasi, Senin (14/11).

Wulan mengatakan, proses pengambilan jenazah tersebut dilakukan setelah penyidik polisi berkomunikasi engan pihak keluarga. Pihak RS Polri hanya menunggu kabar mengenai waktu pengambilan jenazah tersebut.

"Yang komunikasi dengan keluarga itu penyidiknya, kalau kita tinggal nunggu kapan mau ambilnya," ungkap dia.

Rekomendasi