Lima anggota polisi dari Polda Metro Jaya menjadi korban pohon tumbang di lapangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Kamis (10/11). Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menjelaskan awal mulanya kelima anggota tengah beristirahat di bawah pohon setelah mengamankan aksi unjuk rasa.
Tiba-tiba ketika hujan deras dan angin kencang pohon besar yang menjadi tempat berteduh mereka tumbang dan lantas menimpa mereka.
"Mereka mau melaksanakan apel konsolidasi, tiba-tiba ada angin kencang merobohkan pohon. Kebetulan anggota tersebut sedang berada di bawah pohon," kata Komarudin saat dihubungi pada Jumat (11/11).
Komarudin menilai penyebab kejadian ini diperkirakan karena faktor alam membuat pohon tersebut tumbang.
"Kalau ini mungkin lebih ke musibah, artinya karena alam," ujar Komarudin.
Kelima anggota polisi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. Satu anggota mengalami luka serius dan empat lainnya luka ringan.
"Sementara lima anggota kami dirujuk ke Kramat Jati, anggota BKO dari Polda. Yang satu cukup serius (jalani operasi), lengan kirinya patah. Kalau yang empat luka ringan (luka memar)," katanya.
Advertisement
Sebelumnya, Pohon besar di lapangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat tumbang akibat hujan angin yang terjadi di beberapa wilayah Ibu Kota pada Kamis (10/11).
Usai pohon besar tersebut tumbang, sejumlah petugas gabungan yang terdiri dari Damkar, PPSU, dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota langsung mengamankan lingkungan sekitar.
Berdasarkan pantauan merdeka.com, para petugas memotong-motong pohon tersebut menggunakan gergaji mesin. Kemudian, potongan pohon tersebut diungsikan ke pinggir lapangan.
Tidak hanya itu, sepeda motor yang terparkir di kawasan tersebut juga diangkut satu persatu untuk diamankan di samping lapangan.
Berdasarkan perhitungan merdeka.com, terdapat 63 motor yang terparkir di lapangan tersebut. Namun, hingga pukul 17:39 Wib, total 25 motor yang terdampak dan dua motor yang masih tertimpa pohon tumbang.