Tukang Becak ke Anies Baswedan: Jangan Sampai Lupa Rakyat Kecil Jakarta

Salah satunya, perwakilan tukang becak Jakarta yang mengucapkan terimakasih kepada Anies. Karena dia menilai, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu telah mengembalikan mata pencaharian mereka sebagai tukang becak di Ibu Kota.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Tukang Becak ke Anies Baswedan:  Jangan Sampai Lupa Rakyat Kecil Jakarta
Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta. ©2022 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria akan segera usai. Sejumlah perwakilan elemen masyarakat pun turut mengucapkan terima kasih atas masa bakti kepemimpinan mereka.

Salah satunya, perwakilan tukang becak Jakarta yang mengucapkan terimakasih kepada Anies. Karena dia menilai, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu telah mengembalikan mata pencaharian mereka sebagai tukang becak di Ibu Kota.

Lihat juga berita tentang Anies Baswedan di Liputan6.com

"Kami hampir istilahnya kehilangan pencaharian, selama Bapak Anies menjabat di Pemprov DKI Jakarta, saya merasa tenang dan teman-teman merasa hak-hal tukang becak ini tidak direnggut seperti yang sudah-sudah," katanya saat sambutan di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (16/10).

Alasannya karena mereka hampir tidak bisa menarik becak lagi karena adanya larangan dalam Pasal 18 Perda No 11/1998. Namun aturan tersebut diatur ulang, dan mengizinkan tukang becak beroperasi kembali di Jakarta.

Lantas, dia yang mewakili komunitas becak se Jakarta di 16 kelurahan dengan jumlah anggota 1.685 anggota pun turut mendoakan Anies Baswedan bisa menjadi Presiden di tahun 2024 nanti.

"Mudah-mudahan Bapak Anies ini dipanjangkan umurnya dan diberikan kesehatan. Menjadi RI 1. Satu pesan dari temen temen serikat becak Jakarta, jangan sampai lupa lagi sama rakyat kecil Jakarta," imbuhnya.

"Tapi selama bapak menjabat alhamdulillah tidak diuber uber lagi karena kami sebagai pengayuh becak ini bukannya di jalan protokol pak. Bukannya dilarang oleh pemerintah tapi kami hanya beroperasi di kampung kampung," tambah dia.

Kegiatan Anies kali ini merupakan salah satu acara terakhirnya sebagai Gubernur DKI yang akan resmi berakhir 16 Oktober 2022, semenjak dilantik Presiden Joko Widodo pada 16 Oktober 2017.

Rekomendasi