Jika anda melintas di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat. Jangan kaget dengan kondisinya terkini. Dahulu, Taman Semanggi hanya bisa dinikmati kendaraan bermotor. Tapi kini, juga dibuat nyaman untuk pesepeda dan pejalan kaki.
"Tempat ini selama berdekade dirancang hanya untuk mobil dan motor. Sehingga masyarakat yang bekerja di tempat ini tidak tersambungkan dengan jalan kaki dan sepeda. Jalur yang dibangun hanyalah jalur untuk kendaraan bermotor," kata Anies saat soft launching pembangunan dan penataan kawasan Taman Semanggi di Jakarta, Rabu (12/10).
Anies berharap, sarana dan prasarana yang dibangun dapat menjadi tempat interaksi baru bagi pejalan kaki dan pesepeda di kawasan Taman Semanggi. Sekaligus menjadi tempat bersantai sembari menikmati megahnya bangunan pencakar langit di sekitar Jalan Sudirman.
Advertisement
"Kita bisa berhenti di sini menikmati keindahan kawasan terbuka hijau di pusat Jakarta. Tidak ada jalan lain di Indonesia yang mempunyai gedung pencakar langit sebanyak jalan Jenderal Sudirman," kata Anies.
Dia mengakui, proses pembangunan jalur sepeda dan trotoar di Taman Semanggi terkendala di kala pandemi. Kini, pembangunan telah dilanjutkan dengan realisasi 86 persen dan target selesai pada akhir 2022.
"Ini sekarang sudah 86 persen, tinggal 14 persen lagi. Mudah-mudahan akhir tahun sudah tuntas semuanya," ucap Anies.
Reporter Magang: Michelle Kurniawan