Kali Ciliwung Meluap, 50 RT di Jakarta Tergenang

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta, Selasa (11/10). Kondisi ini menyebabkan kenaikan status siaga Bendung Katulampa menjadi siaga 3 atau waspada, Pos Pantau Depok menjadi siaga 2 atau siaga dan Pos Pesanggrahan menjadi siaga 3 atau waspada.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Kali Ciliwung Meluap, 50 RT di Jakarta Tergenang
Banjir di Pejaten Timur. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta, Selasa (11/10). Kondisi ini menyebabkan kenaikan status siaga Bendung Katulampa menjadi siaga 3 atau waspada, Pos Pantau Depok menjadi siaga 2 atau siaga dan Pos Pesanggrahan menjadi siaga 3 atau waspada.

Tidak hanya itu, terjadi juga genangan di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta. Genangan terjadi akibat luapan Kali Ciliwung.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, terdapat 50 RT yang tergenang hingga pukul 06.00 WIB. Adapun data wilayah yang terdampak sebagai berikut:

Jakarta Selatan

Terdapat 17 RT terdampak terdiri dari:

Kel. Pejaten Timur

- Jumlah: 6 RT

- Ketinggian: 90 s.d 190 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kel. Rawajati

- Jumlah: 7 RT

- Ketinggian: 80 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kel. Tanjung Barat

- Jumlah: 2 RT

- Ketinggian: 70 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kel. Kebon Baru

- Jumlah: 2 RT

- Ketinggian: 70 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Jakarta Timur

Terdapat 33 RT terdampak, terdiri dari:

Kel. Cawang

- Jumlah: 17 RT

- Ketinggian: 40 s.d 220 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kel. Balekambang

- Jumlah: 2 RT

- Ketinggian: 160 s.d 200 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kel. Bidara Cina

- Jumlah: 8 RT

- Ketinggian: 40 s.d 180 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kel. Kampung Melayu

- Jumlah: 6 RT

- Ketinggian: 150 cm

- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Nomor Darurat

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah, dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan yang terjadi," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," sambungnya. 

Rekomendasi