Respons Anies soal Pemotor Tergelincir di Kota Tua: Melanggar Kawasan Pejalan Kaki

Anies juga meminta pengendara motor untuk menghormati kawasan pejalan kaki.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Respons Anies soal Pemotor Tergelincir di Kota Tua: Melanggar Kawasan Pejalan Kaki
Anies Resmikan Kawasan Kota Tua. Winda Nelfira/Liputan6.com

Beredar video viral di akun Instagram @jakartabarat24jam yang memperlihatkan beberapa pengendara motor terjatuh di jalanan kawasan Kota Tua Jakarta, Jakarta Barat, Jumat (9/9) kemarin. Dalam video tersebut terlihat beberapa kali pengendara motor tergelincir akibat jalanan licin.

"Aduh, sudah empat motor, sudah sembilan motor ini sudah. Korban doang di sini, jalannya licin," kata seseorang yang mengambil video tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemotor jatuh itu adalah kesalahan pengendara motor yang berkendara di jalur pedestrian.

"Itu pengendara motor yang melanggar. Saya sudah tegaskan kepada Dishub dan Satpol untuk lebih disiplin dalam menjaga. Karena yang gambarnya pada jatuh itu, itu motor-motor itu melanggar, memasuki kawasan pejalan kaki yang memang tidak didesain untuk motor dan memang kawasannya adalah kawasan pejalan kaki," kata Anies ketika ditemui di Kawasan Kota Tua, Sabtu (9/9).

Anies juga meminta pengendara motor untuk menghormati kawasan pejalan kaki. "Bagi pengendara motor, hormatilah kawasan pejalan kaki ini. Kalau di situ ada tulisan 'Ini adalah khusus bagi pejalan kaki' ya yang pakai motor cari tempat yang bukan untuk pejalan kaki karena itu membahayakan bagi pejalan kaki," kata Anies.

Anies AJak Semua Saling Menghormati

Lebih lanjut, Anies meminta untuk seluruh pihak mengambil sikap tanggung jawab. "Jadi ambil sikap tanggung jawab, di sisi lain petugas kita supaya lebih disiplin di dalam menjaga. Ini bagian dari pembelajaran sebagian belum terbiasa melihat tempat ini untuk pejalan kaki. Sebagian masih terbiasanya menggunakan naik motor. Jadi ini masih dalam edukasi. Jadi bukan aspalnya yang licin, tapi itu dirancang untuk pejalan kaki, bukan pengendara motor," tegas Anies.

Anies menegaskan kawasan Kota Tua diprioritaskan bagi pejalan kaki. Dia pun meminta para pengendara motor untuk menghormati kawasan yang disediakan untuk pejalan kaki itu.

"Bagi pengendara motor, hormatilah kawasan pejalan kaki ini. Kalau di situ ada tulisan khusus bagi pejalan kaki, berarti itu tidak bisa untuk pengendara motor," ujar Anies.

Anies mengatakan pengendara motor yang ingin ke Kota Tua dapat mencari jalan lain yang tidak digunakan untuk pejalan kaki. Dia pun mengajak semua masyarakat untuk belajar terbiasa dengan zona khusus pejalan kaki yang telah disediakan di kawasan Kota Tua.

Rekomendasi