Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka kembali Tebet Eco Park, pada Senin (15/8) hari ini. Pengunjung hanya perlu mendaftar di aplikasi JAKI terlebih dahulu sebelum masuk ke Tebet Eco Park.
"Alhamdulillah mulai hari ini sudah dibuka, sekarang daftarnya harus melalui aplikasi supaya jumlahnya dibatasi. Satu sesi di hari biasa itu 4.000 (orang) di hari libur 5.000 (orang). Ada sesi-sesinya," kata Riza.
Riza menambahkan, pengunjung juga tidak diizinkan memberi makan kepada hewan yang ada dan tidak boleh membawa hewan peliharaan kecuali di pet park.
"Jadi semuanya diatur lah. Tidak dimaksud untuk membatasi tapi mengatur. Tidak dilarang tapi diatur. Semua boleh datang tapi diatur pemanfaatan tempatnya, penggunaannya, supaya bisa optimal, supaya bisa dinikmati semua," kata Riza.
Selain larangan membawa dan memberi makanan hewan, pengujung kini tidak dapat sembarangan membawa sepeda ke dalam. Kemudian, bermain di playground juga dibatasi umurnya untuk yang di bawah 12 tahun. Selain itu, Riza mengaku tidak mudah menyiapkan lahan parkir di sana.
"Itu (lahan parkir) juga menjadi perhatian. Mudah-mudahan itu juga bisa lebih baik. Pelan-pelan ya. Memang itu tidak mudah kita langsung menyiapkan tempat parkir di situ karena lokasi juga tidak banyak," kata Riza.
Advertisement
Riza juga telah melarang penjual kaki lima (PKL) untuk tidak berjualan di sekitar Tebet Eco Park.
"Tadi sudah dikasih tahu tidak boleh jualan di pinggir-pinggir situ karena itu mengganggu warga sekitar, mengganggu juga ketertiban pengguna jalan," kata Riza.
Satpol PP juga patroli agar tidak ada yang parkir sembarangan. "Iya enggak boleh parkir sembarangan. Parkir di tempat yang ada. Selebihnya kita minta menggunakan transportasi publik.