Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi soal makin ramainya kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, belakangan ini. Hingga ditemui banyak remaja laki-laki yang berdandan seperti wanita di Citayam Fashion Week (CFW) Dukuh Atas itu.
Riza menjelaskan merebaknya fenomena Citayam Fashion Week di berbagai daerah lainnya ialah hal yang wajar. Riza menganggap fenomena itu sebagai ruang ekspresi.
"Biasa. Ada yang bagus di satu daerah, daerah lain itu ikut-ikutan itu biasa, itu normal," kata Riza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/7).
Politikus Gerindra ini menyatakan dalam fenomena semacam CFW, peran dan tugas pemerintah serta seluruh elemen masyarakat harus optimal. Riza meminta yang terpenting, para remaja di SCBD waspada kehadiran LGBT di kawasan itu.
"Yang penting tugas kita sebagai Satpol PP, sebagai pemerintah kita jaga, bagaimanapun anak-anak kita butuh berekspresi, butuh eksistensi diri kita jaga kita didik," jelas Riza.
"Para artis, selebgram bantu anak-anak kita jangan semua harus pemerintah, swasta juga bantu dibimbing, disalurkan juga. Yang harus hati-hati itu soal LGBT," lanjut dia
Advertisement
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, berencana mencari alternatif ruang publik lain untuk Citayam Fashion Week. Lokasi lain semisal Plaza Selatan, Monumen Nasional (Monas), dijadikan pilihan.
"Umpamanya bisa saja di Plaza Selatan depan sini. Di situ kan enak tempatnya lebar ya kan. Ada tribunnya kan, bisa duduk di situ. Tidak mengganggu ketertiban umum, tidak mengganggu yang jalan, yang nyebrang, mobil juga tidak terganggu, mudah-mudahan," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (23/7).
Riza menyampaikan pada prinsipnya Pemprov DKI Jakarta akan mencoba mencari solusi terbaik bagi muda-mudi 'SCBD'. Selain itu, menurut Riza, usulan Citayam Fashion Week pindah ke Taman Ismail Marzuki (TIM), hingga Sarinah juga bisa dipertimbangkan.
Terbaru, sejumlah opsi pemindahan lokasi Citayam Fashion juga digaungkan Pemprov DKI seperti di Taman Lapangan Banteng, Senayan, Kemayoran, hingga Kota Tua. Total, saat ini ada tujuh lokasi yang telah disebutkan Pemprov DKI Jakarta.
Reporter: Winda Nelfira/Liputan6.com