Malam Hari, Wagub DKI Pantau Pos Penyekatan di Jaktim dan Klaim Terkendali

Riza mengingatkan, selama PPKM Darurat, masyarakat tidak diperkenankan melakukan mobilitas antar kota selain sektor esensial, kritikal, atau kebutuhan yang mendesak.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Malam Hari, Wagub DKI Pantau Pos Penyekatan di Jaktim dan Klaim Terkendali
Riza Patria di Raden Bahari. ©2021 Istimewa

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, melakukan sidak penyekatan mobilitas warga di pos pembatasan Bekasi-Jakarta, tepatnya di Lampiri, Jakarta Timur. Sidak dia lakukan pukul 22.25 WIB.

Riza mengklaim situasi PPKM hari ketiga berlangsung terkendali. Padahal pagi hari, sejumlah titik terpantau macet panjang akibat banyak kendaraan coba masuk Jakarta.

"Malam ini saya sengaja hadir mengecek pos penyekatan di Kalimalang, Lampiri. Alhamdulillah suasananya baik, terkendali dengan baik," ucap Riza yang dikutip melalui akun Instagram @arizapatria, Selasa (6/7).

Di pos penyekatan, disiagakan aparat TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Petugas Pemadam Kebakaran, dan pihak lain untuk penunjang efektivitas penyekatan mobilitas warga.

Riza mengingatkan, selama PPKM Darurat, masyarakat tidak diperkenankan melakukan mobilitas antar kota selain sektor esensial, kritikal, atau kebutuhan yang mendesak.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji mengungkapkan sebagian besar kepadatan di titik-titik penyekatan disebabkan oleh pekerja. Perusahaan mereka belum patuh menjalankan PPKM Darurat.

"Terjadinya kemacetan tadi, di atas 80 persen itu seluruhnya pekerja, yang berarti bahwa ada yang tidak patuh dengan apa yang disampaikan oleh pemerintah," kata Mulyo dalam konferensi pers, Senin (5/7).

Akibatnya, para pekerja tetap masuk ke Jakarta. Meskipun mereka bekerja bukan pada sektor esensial dan kritikal.

Namun, dia menegaskan, hal itu bukanlah alasan untuk membiarkan para pekerja itu masuk. Mereka tetap diminta putar balik.

"Kita sampaikan kondisi seperti ini (PPKM Darurat), dan itu tidak ada alasan bagi kami dan mereka saya putar baik, sehingga tadi Gubernur menyampaikan bagi mereka yang kita putar balik supaya tidak di-PHK, karena mereka umumnya ketakutan," tegas dia.

Pihaknya pun sudah berkoordinasi hingga level RT untuk memperkuat upaya penyekatan mobilitas masyarakat. Dengan demikian, tidak perlu lagi terjadi penumpukan di titik-titik penyekatan.

"Kami sudah memberikan penekanan ke tingkat RT RW nanti ke depan lebih fokus lagi supaya tidak mengirim orang-orang atau membiarkan mereka melanjutkan mobilitasnya, sehingga terjadi penumpukan manusia di sini (titik-titik penyekatan)," tandas dia.

Rekomendasi