Strategi Pramono Anung Hadapi Kebakaran Jakarta, Ini Fokus Utamanya

Pemprov DKI menyiapkan langkah pencegahan kebakaran. Pramono Anung menegaskan prioritas preventif dan mengarahkan BPBD bertindak. Ini penjelasannya.

Tisha Maulida Fazriah
Oleh Tisha Maulida Fazriah - Reporter
Strategi Pramono Anung Hadapi Kebakaran Jakarta, Ini Fokus Utamanya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan eks kebakaran Jalan Bangka III, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Winda Nelfira).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan strategi pencegahan untuk menekan tingginya kasus kebakaran di ibu kota.

Pramono Anung menempatkan langkah preventif sebagai prioritas dalam penanganan risiko kebakaran.

"Jadi, upaya preventif tetap menjadi yang utama. Kami sudah persiapkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah kami persiapkan secara terbuka dan komunikatif dengan masyarakat. Preventifnya sudah dilakukan," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Ia menyampaikan terus memantau penanganan insiden di lapangan, termasuk kebakaran yang melanda permukiman padat di Kramat, Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10/2026) malam.

"Tindakan preventif menjadi hal yang utama. Sebab kalau sudah seperti semalam apinya membesar, tentunya apa, pemadamannya menjadi lebih sulit," jelas Pramono.

Pramono mengakui kondisi alam menjadi tantangan di lapangan. Ia menyinggung El Nino yang berlangsung lebih lama dari perkiraan hingga memasuki Oktober dan menyebut upaya teknis telah dilakukan.

"Memang untuk sekarang ini harus saya akui dengan jujur bahwa El Nino yang berlangsung begitu lama, yang dulu diperkirakan sampai dengan akhir September, bahkan sekarang sudah Oktober, sudah kami lakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca," klaim Pramono.

Instruksi Pramono Anung Soal Operasi Modifikasi Cuaca

Menurut Pramono, modifikasi cuaca tetap dioptimalkan sebagai bagian dari mitigasi, meski peluang keberhasilannya dinamis dan bergantung kondisi atmosfer.

"Tetapi saya tetap memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk melakukan OMC selama ada ruang, selama ada awan, dan untuk itu. Termasuk di dalamnya adalah untuk melakukan preventif pencegahan terhadap kebakaran," ungkap dia.

Ia juga mengimbau warga terlibat dalam pencegahan lewat kebiasaan sederhana: tidak membuang puntung rokok sembarangan dan menata instalasi listrik agar terhindar dari korsleting.

"Karena ini tindakan preventif yang bisa kita cegah, jadi harus kita jaga bersama-sama," tandas Pramono.

Rekomendasi