Ingin Bangun Kampung Tangguh, Kapolda Metro Jaya Minta Dukungan DPRD DKI

Selain bertujuan membangun kampung yang tangguh terhadap Covid, Fadil juga mengatakan kampung tangguh juga diperuntukkan agar kampung tersebut aman dan bebas narkoba, radikalisme, dan intoleransi.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Ingin Bangun Kampung Tangguh, Kapolda Metro Jaya Minta Dukungan DPRD DKI
Gedung Baru DPRD DKI Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Amran mendatangi DPRD DKI. Kepada para legislatif, dia menyampaikan gagasannya untuk membangun kampung tangguh.

"Kami minta dukungan agar saya ingin membangun kampung tangguh di Jakarta tentunya butuh bantuan dukungan biaya, dari situ mungkin DPRD DKI bisa mengalokasikan anggaran untuk memberdayakan masyarakat," katanya di DPRD DKI Jakarta, Kamis (26/11).

Dia mengatakan, keterlibatan DPRD dalam membangun kampung tangguh dianggap akan lebih maksimal.

Fadil menjelaskan, konsep kampung tangguh merupakan proyek kolaboratif antara pemerintah daerah Forkopimda, masyarakat, dan semua segenap elemen yang ada seperti pihak swasta, LSM, organisasi masyarakat. Nantinya, kampung tangguh, ucap Fadil, akan dibuat berdasarkan RW.

"Di mana ada episentrum di situ, target pertamanya adalah satu, bagaimana kita menghadapi Covid. Kedua, bagaimana kita mengelola dampak sosial ekonominya. Kalau dia menggunakan konsep kampung tangguh maka dia akan lebih bisa dipertanggungjawabkan karena melibatkan warga," terangnya.

Selain bertujuan membangun kampung yang tangguh terhadap Covid, Fadil juga mengatakan kampung tangguh juga diperuntukkan agar kampung tersebut aman dan bebas narkoba, radikalisme, dan intoleransi.

"Kita bisa mengoptimalkan agar wilayah itu menjadi aman, bebas narkoba, bebas hoaks, bebas radikalisme, intoleransi dan sebagainya. Insyaallah nanti akan berjalan saya yakin bisa berjalan dengan baik," tutup Fadil.

Rekomendasi