Penghuni Apartemen Kalibata City dianiaya suami pakai gagang sapu, pisau & pulpen

Warga Negara Mesir bernama Khaled Mustafa Hasan (33), harus berurusan dengan pihak Kepolisian. Dia diduga melakukan kekerasan pada istrinya Novawaty di hunian mereka di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Penghuni Apartemen Kalibata City dianiaya suami pakai gagang sapu, pisau & pulpen
Ilustrasi KDRT. ©2015 Merdeka.com

Warga Negara Mesir bernama Khaled Mustafa Hasan (33), harus berurusan dengan pihak Kepolisian. Dia diduga melakukan kekerasan pada istrinya Novawaty di hunian mereka di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Stevanus Tamuntuan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (27/8), sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya menghuni salah satu unit di Tower Nusa Indah lantai 11 BB.

"Berdasarkan laporan LP/1582/VIII/2018/PMJ/ RJS, tanggal 28 Agustus 2018, kita amankan pelaku yang merupakan WNA Mesir atas KDRT. Di mana pelaku tidak memiliki pekerjaan," kata Stevanus kepada merdeka.com, Kamis (30/8).

Korban mengaku dipukuli oleh suaminya dengan gagang sapu dan pel hingga patah. Tak hanya itu, korban juga dipukul oleh gagang besi yang diambilnya di dalam lemari.

"Pelaku lalu mengambil pisau di atas kitchen set apartemen, korban memohon untuk tidak ditusuk," ujarnya.

Penganiayaan itu terhenti ketika teman pelaku menelepon dan korban pergi ke luar. Namun, setelah selang beberapa jam, pelaku datang kembali memberi makan kepada korban.

"Tapi korban ini tidak mau makan, dan akhirnya korban dipukuli kembali dengan gagang besi lalu kepala korban ditonjok berkali-kali dengan menggunakan tangan, terlapor juga menusuk nusuk paha korban dengan menggunakan pulpen dan juga pinggang dan juga menggoreskan pisau plastik ke lengan kanan," bebernya.

Atas kasus itu, pelaku diamankan kepolisian. Untuk kasus itu, polisi masih mendalami motif dari penganiayaan itu.

"Kita menyusun pemberkasan, mencari barang bukti yang digunakannya pelaku, dan kita sudah menahan pelaku," jelas dia.

Rekomendasi