Petugas mengaku kesulitan menangkap kawanan Buaya di Kali Grogol, Jakarta Barat. Kepala Seksi Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta, Bambang Yudi mengungkapkan penyebabnya.
Menurut dia, salah satunya karena masyarakat berkerumun di sekitar lokasi. Akibatnya kawanan buaya menjadi takut untuk muncul ke permukaan.
"Kami kesulitan. Di sini banyak masyarakat yang menyaksikan buaya. Sementara buaya perlu ketenangan," kata dia, Kamis (28/6).
"Sampai sekarang buaya belum muncul lagi," dia menambahkan.
Selain itu, penyebab lainnya yaitu perilaku masyarakat. "Kemarin hampir tertangkap ada masyarakat yang melempar batu jadi buayanya masuk lagi," terang dia.
Tak cuma itu, Bambang menyebutkan, kondisi di lokasi juga menjadi kendala bagi petugas menangkap kawanan buaya.
"Kita terkendala pasang surut air. Di sini juga lumpurnya begitu dalam. Itu yang membuat kami kesulitan," terang dia.
Alasan warga berkerumun di lokasi
Warga berkerumun di Jalan Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat dekat stasiun Grogol. Mata mereka pada tertuju ke bawah tepatnya di Kali Grogol.
Enny, salah satu warga yang tidak mau ketinggalan mencari kebenarannya. Dia mendengar omongan warga sekitar rumahnya bahwa ada buaya di Kali Grogol.
"Lagi iseng saja sama anak. Katanya ada buaya. Jadi mau lihat," ucap dia kepada Liputan6com.
Enny mengaku ini kali perdananya melihat ada buaya yang bersembunyi di Kali. "Biasanya buaya cuma ada di Kebun Binatang aja kan," terang dia.
Sama halnya dengan bocah asal Lamtumenten ini. Namanya Faisal. Sudah dua hari menyempatkan diri ke Kali Grogol. Lagi-lagi karena penasaran dengan keberadaan buaya.
"Dari kemaren sudah ke sini mas. Cuma baru keliatan moncongnya aja belum keseluruhan," ungkap dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com