Pedro Leonardo Pamanda, alumni SMAN 29 Jakarta tewas diserang orang tak dikenal saat melakukan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) pada Sabtu (9/6) dini hari kemarin. Tak cuma nyawanya yang melayang, barang berharga milik peserta SOTR juga banyak yang hilang dan rusak.
"Satu motor dan helm-helm peserta SOTR hilang. Kaca mobil juga pada pecah," ujar kerabat korban, Fajar Gumilang ketika ditemui di rumah duka, Senin (11/6).
Dia menceritakan, peristiwa itu terjadi di kawasan Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sekitar 60 peserta SOTR termasuk korban baru selesai santap sahur. Kemudian pukul 04.30 WIB, gerombolan orang tidak dikenal datang. Seseorang di antaranya melayangkan senjata tajam ke arah korban.
"Semua pelaku membawa senjata tajam. Mereka langsung menyerang korban dan beberapa teman korban," kata dia.
Seluruh peserta SOTR lari terbirit-birit menyelamatkan diri dari aksi brutal orang tidak dikenal tersebut. Saat itu, Pedro tiba-tiba saja jatuh tersungkur dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Sempat lari menyelamatkan diri ke arah Velbak naik motor. Di Velbak jatuh baru temen-temen sadar korban kena. Teman-teman korban langsung membawa ke rumah sakit," ujar dia.
"Awalnya itu dibawa ke rumah sakit Muhammadiyah tapi di tolak karena dengan alasan ngga bisa. Lalu dibawa ke RSPP pakai mobil tapi pas sampai di sana waktu di cek kata dokter sudah ngga ada (meninggal)," terang dia.
Fajar menduga, para pelaku bukanlah pelajar. Biasanya alur pelajar yang hendak menantang tawuran selalu berteriak-teriak. Tapi yang ini berbeda.
"Biasanya teriak. Misalnya Woi SMAN 29 atau Texas nih. Kalau ini gak ada langsung nyerang terus ambil motor," ujar dia.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono menjelaskan, saat ini, polisi tengah memburu pelaku pengeroyokan tersebut. Polisi juga terus menggalakkan patroli dengan sasaran peserta SOTR yang membawa senjata tajam dan terindikasi hendak tawuran.
"Pelaksanaan SOTR oleh anak-anak muda ini telah menyimpang dari tujuannya, karena sering terjadi bentrokan antar-peserta SOTR. Selain itu juga banyak melakukan hal-hal yang negatif, seperti aksi vandalisme," ucapnya.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com