Sandi soal bunga pinjam OK OCE 13%: Teman-teman bilang 24% juga mereka tak apa

"Yang penting akses mereka tidak pernah meributkan bunganya yang berapa, karena rata-rata (pelaku usaha) di PD Pasar Jaya, Pak Arief kemarin sampaikan ada yang membayar 20 persen per minggu, ada yang membayar 5 persen per hari. Karena tidak adanya akses permodalan," klaim Sandiaga.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Sandi soal bunga pinjam OK OCE 13%: Teman-teman bilang 24% juga mereka tak apa
Sandiaga diperiksa Dirkrimum Polda Metro Jaya. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memastikan program One Kecamatan One Center of Entrepreneurship (OK OCE) tak akan memberikan pinjaman modal. Hanya saja, pelaku usaha akan dibantu terkait fasilitas peminjaman.

Sandiaga memastikan ada banyak bank yang akan bekerja sama dalam program OK OCE. Meskipun sampai saat ini baru tersedia Bank DKI.

"Sekarang kita buka kepada semuanya. Kepada para penyedia pembiayaan. Yang syariah maupun perbankan," kata Sandiaga di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (24/1).

Terkait bunga, Bank DKI menetapkan 13 persen. Sandiaga mengklaim pihak UMKM tidak keberatan dengan bunga yang ditawarkan. Ia mengatakan permasalahan UMKM bukan bunga melainkan akses permodalan.

"Ada yang 16 persen, ada yang 19 persen. Malah teman-teman OK OCE bilang 24 persen juga mereka tidak apa-apa. Yang penting akses mereka tidak pernah meributkan bunganya yang berapa, karena rata-rata (pelaku usaha) di PD Pasar Jaya, Pak Arief kemarin sampaikan ada yang membayar 20 persen per minggu, ada yang membayar 5 persen per hari. Karena tidak adanya akses permodalan," jelasnya.

Walau begitu dia juga mendorong perbankan swasta bergabung karena semakin banyak perbankan yang masuk akan memudahkan warga mendapat pinjaman modal.

"Semakin banyak lembaga keuangan mikro, lembaga keuangan syariah yang masuk, itu akan turun dengan sendirinya. Dan target saya, hingga (bunga) 7-9 persen," katanya.

Dengan program OK OCE ditargetkan dapat menghasilkan 200.000 lapangan pekerjaan baru. Untuk tahun pertama, Sandiaga menargetkan 50 ribu lapangan pekerjaan baru karena sampai saat ini kurang lebih 4.230 anggota sudah mendaftar.

"Karena mudah-mudahan di tahun pertama kita bisa mencapai angka target yaitu sekitar 40 sampai 50 ribu pelaku ekonomi baru yang lahir yang ikut program dan gerakan OK OCE," kata Sandiaga.

Rekomendasi