Bertemu Sandi, Presiden Persija izin pakai GBK saat AFC 2018 & curhat kurang spon

"Enggak afdol kalau namanya Persija, miliknya orang Jakarta tapi Bank DKI tidak memberikan sponsor. Jadi saya hanya mengetuk hatinya orang DKI agar mau membantu berpartisipasi untuk promosi Jakarta," ujarnya.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Bertemu Sandi, Presiden Persija izin pakai GBK saat AFC 2018 & curhat kurang spon
Presiden Persija di Balai Kota. ©2017 Merdeka.com

Presiden Persija, Gede Widiade, bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno pada Rabu (13/12) siang. Dalam kesempatan tersebut dibahas beberapa hal, salah satunya soal penggunaan Gelora Bung Karno (GBK) untuk laga AFC 2018 pada Februari mendatang.

GBK akan dipersiapkan sebagai lokasi penyelenggaraan Asian Games. Karena itulah izin penggunaan lapangan itu berada di bawah Organisasi Komite Penyelenggara Asian Games atau INASGOC.

"Seminggu yang lalu saya sudah bertemu dengan Dirut GBK. Beliau menyampaikan pada prinsipnya, Setneg mengizinkan karena GBK adalah BLU (Badan Layanan Umum). Jadi siapapun yang memakai selama itu merupakan kepentingan olahraga pasti diizinkan," jelas Widiade usai bertemu Sandi di Balai Kota.

Sandiaga, lanjutnya, berjanji akan bertemu dengan Erick Tohir membahas hal itu agar Persija diberikan izin menggunakan GBK. "Saya harapkan pada saat kompetisi regional dimulai kita bisa gunakan GBK. Makanya saya butuh dukungan teman-teman, masyarakat, sama Pak Wagub. Saya tak bisa bayangkan kita sebagai tuan rumah mewakili Jakarta, mewakili Indonesia, kita main di kota lain. Jadi saya juga sampaikan betapa sedihnya kita," jelasnya.

Hal yang juga disampaikan kepada Sandi soal pembiayaan. Persija, kata Widiade, sudah bisa membiayai diri sendiri. Tapi tetap perlu dukungan pembiayaan dari pemerintah.

"Hanya enggak afdol kalau namanya Persija, miliknya orang Jakarta tapi Bank DKI tidak memberikan sponsor. Jadi saya hanya mengetuk hatinya orang DKI agar mau membantu berpartisipasi untuk promosi Jakarta," ujarnya.

Widiade mengatakan Persija tak butuh dana tunai. Tapi butuh kejelasan terkait pemasangan logo. "Karena untuk AFC hanya satu sponsor yang diizinkan dan ukurannya spesifik 20 sentimeter. Jadi saya minta kepastiannya kalau memang beliau mau berpartisipasi oke, kalau enggak ya enggak apa-apa karena yang kecil-kecil kita sudah punya banyak sekali. Tapi saya berharap karena ini Persija dibantu oleh perusahan-perusahaan Jakarta," pungkasnya.

Rekomendasi