Air rendam rumah di Kampung Arus, Djarot sebut genangan bukan banjir

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan bahwa air merendam pemukiman warga di Kampung Arus, Cawang, bukanlah banjir. Dia meyakini air merendam pemukiman warga itu hanya genangan.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Air rendam rumah di Kampung Arus, Djarot sebut genangan bukan banjir
Ilustrasi Banjir. ©2015 Merdeka.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan bahwa air merendam pemukiman warga di Kampung Arus, Cawang, bukanlah banjir. Dia meyakini air merendam pemukiman warga itu hanya genangan. "Tadi malem saya cek, ini bukan banjir, tapi tergenang sekarang sudah surut. Tidak ada lagi banjir seperti dulu," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/2).Djarot menjelaskan bahwa saat ini genangan air tidak sampai menginap sehingga menimbulkan banjir seperti dulu. "Artinya sistem saluran kita sudah mulai bagus. Jadi kalau banjir cuma sejenak itu bukan banjir. Kalau banjir itu bisa lama sehingga orang harus ngungsi. Tapi kalau genangan, dalam waktu kurang dari 4 jam sudah surut, sehingga enggak perlu lagi mereka mengungsi," ujar Djarot.Djarot mengungkapkan saat ini genangan air tersebut sudah mulai surut dan berkurang. Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku belum mendapatkan laporan warga yang mengungsi seperti kejadian banjir di kota-kota lain."Saya belum dapat laporan apakah ada yang mengungsi seperti di kota-kota luar Jakarta, seperti Banten, Jawa Timur, Trenggalek bahkan Blitar juga banjir sampai ngungsi di kabupaten Sutojayan," terang Djarot.Djarot mengungkapkan bahwa pihaknya selalu memantau kondisi ibu kota lewat Jakarta Smart City. Sehingga jika terjadi banjir bisa langsung ditangani petugas sehingga warga tidak perlu khawatir."Padahal kan hujannya luar biasa sampe jam 11 tadi malem tapi gak ada banjir. Tadi kami pantau lewat Jakarta Smart City, semua udah terkontrol, bisa dilihat karena udah terpasang CCTV sebanyak 5600 titik CCTV nya. Kita bisa kendalikan," tandasnya.

Rekomendasi