Hampir 1 bulan, kasus kematian mahasiswi Esa Unggul belum terungkap

Hampir 1 bulan, kasus kematian mahasiswi Esa Unggul belum terungkap. "Kita sudah segala cara. Labfor sudah, saksi-saksi sudah. Segala cara kita sudah lakukan. Semua upaya sudah kita lakukan. Cuma enggak mungkin kami ekspos kan. Sudah kita lakukan hasil lab, cuma kendalanya tak ada CCTV di TKP, tidak ada saksi melihat."

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Hampir 1 bulan, kasus kematian mahasiswi Esa Unggul belum terungkap
Tri Ariyani. ©2017 Instagram

Polda Metro Jaya terus berupaya mengungkapkan misteri kematian Mahasiswi Esa Unggul, Tri Ari Yani Puspo Arum alias Arum (22). Kasus ini sulit diungkap karena minim saksi juga bukti-bukti.Namun demikian, Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Andi Adnan, mengatakan meskipun kekurangan bukti dan saksi, pihaknya telah mencoba segala hal untuk mengungkap kematian tersebut."Kita sudah segala cara. Labfor sudah, saksi-saksi sudah. Segala cara kita sudah lakukan. Semua upaya sudah kita lakukan. Cuma enggak mungkin kami ekspos kan. Sudah kita lakukan hasil lab, cuma kendalanya tak ada CCTV di TKP, tidak ada saksi yang melihat langsung," ujarnya ketika dihubungi merdeka.com, Senin (6/2).Bahkan, katanya, sudah 20 saksi diperiksa agar kasus kematian Arum menjadi tersangka benderang. Namun, sampai hari ini belum ada tanda-tanda kejelasan pelaku.Sebelumnya, Arum ditemukan tewas di kamar indekos-nya di Jalan H Asmad Ujung, Perumahan Kebon Jeruk Baru, Jakarta Barat, Senin 9 Januari pagi. Salah seorang warga bernama Hamdah (54), pemilik warung sembako mengatakan, dirinya sempat mendengarkan suara teriakan beberapa kali dari kamar kosan korban."Saya dengar ada teriakan mas minta tolong pagi tadi ya. Warga lihat langsung korban sudah berdarah di kamar mandi," ujar Hamdah.

Rekomendasi