Ada demo FPI, ini pengalihan arus lalu lintas depan Mabes Polri

Ada demo FPI, ini pengalihan arus lalu lintas depan Mabes Polri. Pantauan merdeka.com di depan Gedung Mabes Polri, massa FPI terus berdatangan. Mereka membawa spanduk seperti Copot Kapolda Metro dan Copot Kapolda Kalbar.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Ada demo FPI, ini pengalihan arus lalu lintas depan Mabes Polri
FPI di Al Azhar. ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Arus lalu lintas di depan Mabes Polri akan dialihkan jika massa FPI mulai memadati ruas Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan. Meski demikian, polisi berharap demo ini tidak mengganggu lalu lintas kendaraan."Kegiatan unjuk rasa di Jalan Trunojoyo (Mabes Polri) diharapkan tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, di Jakarta. Demikian dikutip Anraea, Senin (16/1).Budiyanto mengatakan, saat terjadi kepadatan lalu lintas, kendaraan dari sejumlah arah akan dialihkan melewati jalur lain. Berikut ini pengalihan arus lalu lintas:- Kendaraan dari Jalan Sisingamangaraja arah Mabes Polri di perempatan lampu merah CSW lurus arah perempatan Monalisa atau belok kanan arah Bulungan.- Kendaraan dari Bulungan arah Mabes Polri di perempatan CSW belok kiri Jalan Sisingamangaraja atau belok kanan arah Terminal Blok M.- Sedangkan, kendaraan dari perempatan Monalisa di lampu merah CSW lurus ke Jalan Sisingamangaraja.- Kemudian dari Jalan Pangeran Antasari menuju Jalan Trunojoyo lurus ke arah B2 atau sebelum Mabes Polri melalui jembatan bawah tanah (underpass).- Lalu kendaraan dari Jalan Patimura arah Jalan Trunojoyo samping Gedung Bhayangkari masuk Underpass Mabes Polri arah Blok M.- Kendaraan dari perempatan lampu merah Adityawarman arah Mabes Polri dialihkan ke kiri atau kanan dan jalur perempatan Penerbangan ditutup menuju Mabes Polri dibelokkan ke kiri atau kanan.

FPI di Al Azhar ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Pantauan merdeka.com di depan Gedung Mabes Polri, massa FPI terus berdatangan. Mereka membawa spanduk seperti Copot Kapolda Metro dan Copot Kapolda Kalbar.Sekjen DPP FPI, Novel Bamukmin, menyebut spanduk itu sengaja dibawa sebagai protes mereka pada dua pejabat kepolisian itu. Sebelumnya, mereka juga menyebut demo ini terkait tindakan tegas Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan, saat mengamankan massa pro kontra Rizieq Shihab."Kalau Kalbar yang masalah Dayak. Kalau Kapolda Metro itu, dia yang membiarkan terjadi penyerangan saat aksi 411. Dan kalau Kapolda Jabar, itu terkait aksi premanisme di Bandung," beber Novel.

Rekomendasi