PT Transjakarta: Bus berasap di Jl Pramuka karena radiator bocor

Pasca kejadian itu, PT Transjakarta sudah menjatuhkan sanksi pada operator tersebut.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
PT Transjakarta: Bus berasap di Jl Pramuka karena radiator bocor
Ilustrasi Bus Terbakar. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Pagi tadi bus Transjakarta mendadak mengeluarkan asap di Jl Pramuka. Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih mengatakan, asap tersebut dikarenakan radiator bus bocor dan hingga kering."Insiden tersebut karena radiator bocor dan kering, makanya keluar uap, karena banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan maka pada kaget, akhirnya bus dihentikan," ujarnya ketika dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (30/9).Lebih lanjut, kata Kosasih, pihak PT Transjakarta sudah menjatuhkan sanksi pada operator tersebut. Sementara, bus tersebut tidak beroperasi lagi di hari itu dan mendapatkan denda."Ini kan salah operator yang tidak memeriksa radiator, kita akan kenakan denda dengan pemulangan bus dan denda dengan berapa rupiah per kilometernya dikali 200 km," kata Kosasih."Nanti kita akan buat tabulasi, kita lihat berapa kali bus bermasalah, kalau tiga kali bus bermasalah kita akan kandangkan secara permanen," tegas Kosasih.Akan tetapi, Kosasih menjelaskan, sebelum menjatuhkan sanksi pihaknya akan melihat klausal kontrak sebelumnya."Ini kan yang sering bermasalah bus-bus lama, dengan kontrak lama, nanti kita lihat jika masih banyak bus yang rusak apakah masih bisa dengan pengawasan internal. Di Transjakarta dan operator pemeriksaan dan pengecekan bus dilakukan agen pemegang merek (APM). Itu yang menentukan. Kami tidak menentukan sendiri mau service atau tidak, tapi APM yang bilang," pungkasnya.

Rekomendasi