Bantu perangi begal, ratusan trail dihibahkan Ahok ke Kodam Jaya

Dengan hibah motor yang diberikan, Ahok berharap tak ada lagi warga Jakarta yang menjadi korban begal.

Mohammad Yudha Prasetya
Bantu perangi begal, ratusan trail dihibahkan Ahok ke Kodam Jaya
Ahok hibahkan ratusan trail ke Kodam Jaya. ©2015 Merdeka.com

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memberikan hibah ratusan motor trail kepada Kodam Jaya. Selain motor Ahok, sapaan Basuki, juga memberikan sejumlah peralatan anti huru hara.Dalam sambutannya, Ahok mengatakan hibah ini sekaligus bentuk dukungan dan ucapan terima kasih pada Kodam Jaya atas kerja samanya mengamankan ibu kota utamanya saat bersama-sama membersihkan Kali Ciliwung."Kami sangat berterimakasih untuk dukungan TNI khususnya Kodam Jaya selama ini. Hubungan yang baik dengan Pak Agus (Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo) dari sejak beliau sebagai Danjen Kopassus, terutama soal pembersihan Ciliwung," ucap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8). Untuk diketahui, ratusan motor yang dihibahkan jenis Kawasaki D-Tracker 250.Ahok berharap kerja sama ini terus terjalin. Ahok pun sadar kerja sama ini tak ada hasil bila tak saling mendukung."Kita ingin Jakarta ini, dari zamannya Pak Jokowi masih di sini, Jakarta bukan hanya mesti indah dan bersih tapi kami juga ingin aman. Tentu saja kami harapkan TNI dengan alat perlengkapan pasukan huru hara seperti ini bisa mendukung kepolisian," tambahnya.Dengan hibah motor yang diberikan, Ahok berharap tak ada lagi warga Jakarta yang menjadi korban begal. Dia pun siap menjalankan usulan Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian yang meminta Ahok membuat peraturan agar semua gedung di Jakarta punya CCTV."Kami juga akan segera mengeluarkan Pergub semua gedung itu wajib memasang CCTV dan alamat internet itu harus dibuka, kasih kepada polisi. Kita harapkan dengan motor-motor ini tidak ada lagi orang Jakarta menjadi korban begal atau terjadi korban kejahatan karena kita monitor dengan baik saya yakin bapak-bapak pengendara motor ini akan cepat sekali," tambahnya."Saya harapkan tentu kita seperti di Amerika lah, kalau ada notifikasi suatu bahaya paling tidak 8 menit bisa nyampai ke lokasi, bisa melumpuhkan orang-orang yang ingin mencelakai warga DKI atau siapapun yang ada di DKI. Ini akan membuat perekonomian kita membaik, akan membuat semua orang merasa aman berada di Jakarta," pungkasnya.

Rekomendasi