Eksistensi kelompok pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) di sejumlah institusi dinilai tak berjalan dengan baik. Untuk menghindari pemikiran demikian, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, akan memaksimalkan PKK Pemprov DKI yang dipimpin istrinya Veronica Tan.Ahok, sapaan Basuki, tak mau image ibu-ibu PKK cuma gemar mencari hadiah tapi minim aksi sosial."Saya enggak mau orang berpikir ibu-ibu PKK itu kurang kerjaan. Kalau cuma ikut acara-acara perlombaan yang tidak penting dan tidak melaksanakan kewajibannya, mending bubarin saja. Saya maunya melihat kemampuan ibu-ibu itu," ujar Ahok dalam pidatonya di acara Women for The World di Balai Kota, Kamis (7/5).Dia pun menggagas gerakan 'Ketuk Pintu Buka Hati' yang akan dilaunching pada Minggu (24/5) mendatang. Kegiatan ini dia canangkan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).Selain itu, Ahok juga akan meresmikan enam ruang publik terbuka ramah anak dan lansia di tiap wilayah ibu kota (RPTRA). Tentunya, ruang tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk mendukung kinerja para ibu-ibu PKK."Di taman tersebut kami akan sediakan berbagai fasilitas, misalnya PAUD, klinik, dan perpustakaan. Kami akan menilai kinerja ibu-ibu PKK akan dinilai dari seberapa aktif warga di ruang publik tersebut," imbuh mantan Bupati Belitung ini.
Ahok: Kalau ibu-ibu PKK cuma ikut acara perlombaan, bubarin saja
Ahok bakal buat berbagai kegiatan agar ibu-ibu PKK ada kegiatan sosial.
Advertisement
Rekomendasi