Ahok ogah berspekulasi anggota DPRD terlibat mark up UPS atau tidak

Ahok mendapat informasi kalau kasus UPS diambil alih Mabes Polri.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ahok ogah berspekulasi anggota DPRD terlibat mark up UPS atau tidak
Ahok ke Istana. ©2014 Merdeka.com/yulistyo p

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak mengetahui apakah ada anggota dewan yang terjerat dalam kasus dugaan mark up di APBD DKI Jakarta 2014. Saat ini pihak kepolisian dan KPK telah menangani dugaan mark up dalam pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS).Basuki atau akrab disapa Ahok menegaskan, dirinya baru saja menerima laporan ada anggota legislatif yang andil dalam pengadaan UPS. Sebab, Polda Metro Jaya telah melakukan pemanggilan pada beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait."Saya nggak tahu (anggota DPRD DKI terjerat) tapi laporan polisi kayaknya ada oknum (DPRD)," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/3).Namun, dia tidak berani memastikan akan ada anggota DPRD DKI yang akan terseret ke pengadilan karena kasus UPS. Tetapi suami Veronica Tan ini mengungkapkan, ada informasi kasus tersebut telah diambil alih oleh Markas Besar Polisi."Kayaknya saya nggak tahu nih mau ditangkap siapa. Urusan polisi lah. Udah di Bareskrim. Katanya udah diambil ke Mabes ini. Jadi sekarang udah dinaikin jadi ke Mabes katanya, saya enggak tahu," tutup Ahok.

Rekomendasi