Pelantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta dipastikan tidak ada pesta rakyat atau kirab. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, Ahok lebih memilih langsung bekerja dibanding dengan seremonial."Enggak ada (pesta rakyat), langsung kerja. Kan waktunya tinggal tiga tahun lagi. Enggak ada begituan," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/11).Untuk lokasi pelantikan Ahok, Saefullah mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Lokasi pelantikan bisa dilakukan di Istana Negara atau Balai Kota DKI Jakarta.Menurut keterangan dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI baru diserahkan kepada presiden melalui Sekretariat Negara. Sehingga waktu dan tempat pasti pelantikan belum diketahui hingga saat ini. "Tadi saya telepon menanyakan Keppres-nya sudah sampai mana. Katanya dari Pak Menteri sudah ke presiden. Tidak masalah di mana pun, di sini (Balaikota) atau di sana (Istana Negara) tidak masalah," terang Saefullah.
Usai dilantik sebagai gubernur, Ahok tak gelar pesta rakyat
Pemprov DKI tengah berkoordinasi dengan Kemendagri mengenai tempat pelantikan Ahok.