Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) mengatakan pelaksanaan Jakarnaval 2014 lebih tertib dan masyarakat tidak menimbulkan kerusakan pada taman-taman kota. Namun, Ahok mengaku animo masyarakat berkurang lantaran tidak hadirnya Gubernur DKI Jakarta nonaktif Joko Widodo .
"Kita berterimakasih karena warga DKI relatif tidak merusak taman, lebih tertib dengan pagar-pagar. Mungkin agak sepi karena Piala Dunia. Kemungkinan juga karena Pak Jokowi enggak ada, jadi orang ngerasa enggak seru. Kalau ada Pak Jokowi kan dia naik kuda, pakai topi raja," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (23/6).
Ahok mengaku enggan mengikuti gaya Jokowi dalam perayaan Jakarnaval kali ini. Mantan Bupati Belitung Timur ini memilih untuk menjadi penonton saja dan tidak mau terlibat menjadi peserta.
"Saya kan shio kuda, masa kuda naik kuda? Lagi pula kalau saya ikut, nanti orang yang lewat (peserta karnaval) tidak ada yang lihat. Kalau dulu kan Pak Jokowi ikut, masih ada saya yang lihat. Minimal mereka senang. Mau ngasih hormat, ngasih bunga, buah, sayur, dan dadah-dadah," kata dia.
Jakarnaval 2014 mengambil tema 'Keajaiban Topeng Nusantara'. Seperti pada tahun lalu, peserta pada tahun ini tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari beberapa daerah lainnya seperti Bali, Ponorogo, Solo, Indramayu, dan Kalimantan Timur.