Pemprov DKI Jakarta menggelar Pekan Rakyat Jakarta (PRJ) di Monas sejak 10 hingga 20 Juni mendatang. Ratusan pedagang kaki lima menjajakan barang dagangannya di area acara tahunan menyambut HUT DKI Jakarta tersebut.Namun, banyak pengunjung PRJ Monas mengeluhkan banyaknya parkir liar. Ditambah biaya parkir yang terbilang sangat mahal."Masak parkir Rp 20 ribu per mobil, ini kan kebangetan," kata salah satu pengunjung asal Kebayoran, Vera di lokasi, Jakarta, Jumat (13/6).Menurut Vera, mahalnya parkir tentu memberi efek jelek bila PRJ Monas yang selama ini digaungkan dengan semangat kerakyatan, justru jauh dari harapan rakyat."Kalau parkir ya standar aja mobil Rp 5000, ya mahal-mahalnya Rp 10 ribu. Itu udah mahal kok, ini PRJ Monas Rp 20 ribu," keluhnya.Selain itu, pengunjung PRJ Monas lainnya juga mengeluhkan parkir mobil yang memakan badan jalan. Jalur dari Jl Merdeka Selatan menuju ke Jl Merdeka Utara yang sedianya muat 5 mobil hanya cukup dilalui satu mobil."Ini kan parah, parkir di badan jalan, jadinya macet. Jalan hanya muat satu mobil, yang lainnya parkir enggak tertib," kata pengunjung dari Cawang, Rusli di lokasi.Sebelumnya, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama ( Ahok ) bakal mengevaluasi maraknya parkir liar di PRJ Monas."Kita akan evaluasi, ini bukan pertama kali. Memang ini proses mendidik warga itu enggak gampang, sama seperti waktu kuliah kan ada biaya yang dikeluarkan untuk belajar. Ini kan manfaat lebih banyak daripada mudarat. Kita pengen kurangin mudaratnya. Ya sudah enggak mungkin kan mau kurangin mudarat lalu anda menyetop. Pasti gak ada manfaat. Ini harus dibuka. Nanti berikutnya dihitung kenapa ada kerugian seperti ini, itu nanti kita evaluasi. Kita mulai didik. Enggak gampang. Sama seperti didik anak, waktu mulai remaja itu kan dia mulai melawan," kata Ahok .
Pengunjung PRJ Monas keluhkan tarif parkir mahal
"Masak parkir Rp 20 ribu per mobil, ini kan kebangetan," kata salah satu pengunjung, Vera.