Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak mau kompromi soal penutupan diskotek Stadium. Hiburan malam itu telah ditutup sejak Senin (19/5) lalu."Kalau bisnis narkoba bisa pelihara 3 juta orang bisa hidup. Lu gimana pak? Lu legalin narkoba juga? 3 Juta orang lu serap tenaga kerja. Emang saya pikirin, sudah gue bilang dua kali kalau ketangkap bukan pemda yang tega, tapi kalian dong yang tega. Kamu itu lucu kok tanya ke saya," kata Ahok di Balai Kota, Jumat (23/5).Ahok berharap sebanyak 700 pegawai diskotek Stadium diberikan pesangon. "Kita sudah bilang kalau ada PHK ya kalian harus pikirin dong pesangonnya. Ya kan kita enggak bisa," ujarnya.Menurut Ahok, selain Stadium diduga ada beberapa tempat hiburan malam di Jakarta yang terlibat transaksi perdagangan narkoba, namun dia belum berani mengambil sikap atau menutup sebelum ada bukti. Untuk menyelidiki, dia menyerahkan kepada pihak kepolisian."Ya nunggu polisi dapat yang lainnya. Kalau ketemu dua kali ya kita suruh tutup lagi. Sekarang kan peringatan pada yang lain kan. Dua kali ada narkoba yang pemakai semua. Orang lagi mabuk semua ketahuan kan? Kan dari penjualan sudah ketahuan, saya tanya ke pemiliknya," beber Ahok.Saat ini Stadium sudah resmi ditutup dan tidak akan diizinkan lagi untuk beroperasi. Stadium ditutup setelah ditemukannya satu anggota Polres Minahasa Selatan tewas over doses di tempat itu.
Ahok desak pihak Stadium berikan pesangon pada 700 pegawainya
Selain Stadium diduga ada beberapa tempat hiburan malam di Jakarta yang terlibat transaksi perdagangan narkoba.