Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, siap menampung ratusan bus Antar Kota Antar Provisi (AKAP) dari terminal Lebak Bulus yang resmi ditutup Pemprov DKI Jakarta, sejak Minggu (5/1) kemarin.Kepala Terminal Kampung Rambutan, Dwi Basuki menyatakan, pihaknya sudah menyediakan lahan seluas sekitar empat ribu meter di bagian selatan terminal. Lahan tersebut rencananya akan digunakan untuk menampung bus pindahan dari Terminal Lebak Bulus."Kira-kira dari lahan tersebut bisa menampung sekitar 100 bus tujuan Jawa Barat dan Jawa Tengah, nanti ini akan bertahap," Kata Dwi, saat dihubungi wartawan, Selasa (7/1).Menurut dia, dengan adanya penambahan bus dari Lebak Bulus, dipastikan jumlah sirkulasi bus di terminal Kampung Rambutan ikut bertambah. Dwi menambahkan, saat ini bus milik Perusahaan Otobis (PO) Primajasa paling banyak masuk ke terminal."Sekarang saja per harinya ada 400 bus yang hilir mudik. Kalau penambahan sekitar 100, maka yang lalu lalang masuk keluar terminal bisa sampai 500 bus," ucapnya.Sebelumnya diberitakan, ratusan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang sehari-hari berada di Terminal Lebak Bulus resmi dihentikan. Penghentian trayek tersebut terkait pembangunan Mass Rapit Transit (MRT) yang akan mulai dilaksanakan.Adjmain menjelaskan, kurang lebih terdapat 180-200 unit bus AKAP dari 80 PO yang kerap beroperasi di Terminal Lebak Bulus. Mereka akan dipecah ke tiga terminal yakni Kalideres, Pulogadung dan Kampung Rambutan.
Terminal Kampung Rambutan siap tampung bus AKAP dari Lebak Bulus
Kampung Rambutan menyiapkan empat ribu meter lahan untuk menampung lebih kurang 100 bus dari Lebak Bulus.